Competitions
Joshua Zirkzee baru-baru ini dikabarkan mulai kehilangan kesabaran di Manchester United. Striker asal Belanda itu jarang mendapat kesempatan bermain dan merasa potensinya tidak dimaksimalkan oleh pelatih. Dari empat pertandingan yang dijalaninya musim ini, Zirkzee belum mencatatkan satu pun gol maupun asis.
Kondisi itu membuat Zirkzee mulai mempertimbangkan masa depannya. Dengan Piala Dunia 2026 yang semakin dekat, ia khawatir tidak mendapat tempat di skuad tim nasional Belanda jika terus jarang bermain di level klub. Situasi ini menjadi peluang bagi klub lain untuk mendekatinya. Kabarnya ada dua klub Serie A yang berminat, yaitu AS Roma dan Como.
AS Roma menjadi klub yang paling serius meminati Zirkzee. Pelatih Gian Piero Gasperini dikabarkan sangat menyukai gaya bermain sang striker, yang dinilai cocok dengan taktik menyerang yang diterapkannya. AS Roma juga sedang mencari tambahan amunisi di lini depan untuk memperkuat skuad mereka di paruh kedua musim.
Bagi Zirkzee, bermain untuk AS Roma bisa menjadi peluang besar untuk kembali menunjukkan kualitasnya di liga yang pernah ia kenal. Sebelumnya, ia tampil cukup baik di Bologna dan meninggalkan kesan positif di Serie A.
Dengan ketertarikan kuat dari AS Roma, peluang transfer ini dianggap realistis. Namun, faktor keuangan klub menjadi salah satu tantangan, mengingat AS Roma perlu menyeimbangkan keuangan sebelum melakukan pembelian besar.
Meski bukan klub besar, Como muncul sebagai pesaing utama AS Roma dalam perburuan tanda tangan Zirkzee. Klub yang baru promosi ke Serie A musim lalu itu menunjukkan ambisi besar untuk bertahan di kasta tertinggi dan memperkuat lini depan mereka.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Como memiliki kondisi finansial yang lebih stabil dibandingkan AS Roma. Hal ini bisa menjadi keuntungan besar dalam negosiasi transfer. Mereka siap menawarkan gaji kompetitif dan jaminan waktu bermain yang lebih banyak untuk menarik minat sang pemain.
Dalam enam laga pertama di Serie A musim ini, Como mencatat dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya satu kekalahan. Performa stabil ini membuat mereka kini berada di peringkat kedelapan klasemen sementara.
Keputusan akhir Zirkzee diperkirakan akan bergantung pada proyek dan peluang bermain yang ditawarkan. Bagi pemain berusia 24 tahun itu, menit bermain menjadi hal paling penting demi menjaga kans tampil di Piala Dunia 2026.
Baik AS Roma maupun Como kini berlomba-lomba memberikan tawaran terbaik. AS Roma menawarkan nama besar dan kesempatan tampil di kompetisi Eropa, sementara Como menjanjikan kestabilan finansial dan peran utama di lini depan.
Dengan kualitas dan usia yang masih muda, Joshua Zirkzee diyakini akan menjadi salah satu nama paling menarik di bursa transfer Januari nanti. Masa depannya kini menjadi topik hangat di antara klub-klub Serie A yang sedang membangun kekuatan baru. Simak terus kelanjutan berita ini secara lengkap hanya di ShotsGoal!