Competitions
Direktur sekaligus salah satu Ketua Bersama West Ham United, David Sullivan, baru-baru ini mengundurkan diri dari jabatannya. Penyebabnya adalah dirinya mengalami masalah dalam kehidupan pribadinya.
Sullivan dan perwakilan hukumnya mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dirinya ingin menghadapi tuduhan palsu yang terjadi kepada dirinya. Dirinya mengumumkan niatnya untuk mengundurkan diri "demi transparansi". Sullivan sendiri memperoleh kekayaannya setelah bekerja di dunia industri dewasa selama beberapa dekade sebelum berkecimpung di dunia sepak bola.
"Saya memang bekerja di industri dewasa dan saya sudah bertemu ribuan perempuan. Sayangnya, tidak dapat dihindari bahwa sejumlah kecil klaim perilaku tidak pantas diajukan terhadap saya. Saya tegaskan jika saya bukan orang yang dimaksud tersebut," ujar Sullivan.
Sullivan juga menegaskan jika kejadian ini tidak terjadi saat dirinya menjabat sebagai Direktur West Ham United selama 30 tahun ke belakang ini. "Saya tegaskan jika tuduhan-tuduhan ini tidak berkaitan dengan lebih dari 30 tahun karier saya di dunia sepak bola. Tetapi, saya tidak mau jika masalah pribadi yang menyangkut saya saat ini menjadi gangguan yang tidak perlu atau sumber ketidakstabilan dalam klub. Karena itu, dengan berat hati, saya akan mundur sementara waktu," pungkas Sullivan.
Meski begitu, kabar ini malah seperti kabar bahagia untuk pendukung West Ham United. Para fans loyal untuk klub berjuluk The Hammers ini memang sudah kadung frustrasi dengan kepemimpinan Sullivan dalam beberapa tahun terakhir. Puncaknya, pada musim 2025-2026 yang baru selesai ini, West Ham United terdegradasi dari Premier League. Sebagai tanda ketidaksukaan mereka terhadap Sullivan, para fans mencemooh Sullivan saat laga terakhir mereka melawan Leeds United. Bahkan, Sullivan sampai tidak tahan dengan situasi tersebut dan harus terlebih dahulu meninggalkan stadion.
Salah satu sumber dari dalam klub menyebutkan jika ada kekacauan di balik layar sebelum pengunduran diri Sullivan. Apalagi, kondisi West Ham United yang gonjang-ganjing dari sebelum West Ham United dipastikan terdegradasi. Banyak figur-figur penting meninggalkan West Ham United dalam beberapa bulan terakhir, salah satunya Wakil Ketua Karren Brady, yang mundur pada bulan April lalu.
Meski sudah tidak menjadi Direktur West Ham United, Sullivan masih memegang peran penting. Ini karena Sullivan masih merupakan pemegang saham terbesar West Ham United. Itu berarti, Sullivan belum sepenuhnya keluar dari West Ham United.
Sumber yang sama menyebutkan jika beberapa pembeli eksternal sudah ingin membeli saham Sullivan. Bahkan, rencana alternatif telah disiapkan untuk Daniel Kretinsky, yang saat ini merupakan pemegang saham terbesar kedua di West Ham United, untuk membeli sisa saham yang dipegang David Gold, yang ikut membeli saham West Ham United bersamaan dengan Sullivan. Saham tersebut, yang saat ini sedang dipegang keluarga besar Gold selepas meninggalnya David pada tahun 2023, dikabarkan akan dijual kepada Kretinsky agar miliarder Ceko itu bisa memegang saham mayoritas West Ham United.
Simak terus berita sepak bola lainnya secara update dan akurat hanya di ShotsGoal!