Competitions
Florentino Perez akan menjadi Presiden Real Madrid hingga setidaknya tahun 2030 mendatang. Hal ini dipastikan usai Perez memenangkan Pemilihan Presiden Real Madrid untuk periode 2026-2030. Dia mampu mengalahkan pesaingnya, Enrique Riquelme, dalam pemilihan pertama yang melibatkan dua atau lebih kandidat semenjak tahun 2006 lalu.
Ini menjadi Pemilihan Presiden Real Madrid pertama yang memiliki setidaknya dua kandidat sejak dua dekade lalu. Memang, Pemilihan Presiden Real Madrid sangat sulit menghasilkan banyak kandidat. Ini karena aturan klub yang mewajibkan calon kandidat harus sudah menjadi anggota klub selama 20 tahun sebelum pemilihan, serta harus mampu secara pribadi menjamin 15% dari anggaran tahunan klub. Itu sebabnya, pada lima pemilihan sebelumnya (2009, 2013, 2017, 2021, dan 2025), Perez terpilih secara mutlak tanpa perlawanan.
Namun, Riquelme berhasil muncul sebagai kandidat baru untuk Real Madrid. Dengan usianya yang masih 37 tahun, dia berusia 42 tahun lebih muda dari Perez. Karena itu, Riquelme menjadi darah segar, apalagi, Perez sudah memasuki tahun ke-17 secara beruntun menjadi Presiden Real Madrid, serta menjadi tahun ke-22 secara keseluruhan setelah dirinya sempat menjadi Presiden Real Madrid dari 16 Juli 2000 hingga 27 Februari 2006, sebelum dirinya mengundurkan diri karena kebijakan transfer Galacticosnya yang gagal membuahkan trofi.
Sebenarnya, Perez masih memiliki waktu hingga 2029 mendatang sebagai Presiden Real Madrid setelah memenangkan pemilihan pada tahun 2025 lalu. Tetapi, setelah gagal memenangkan trofi pada musim 2024-2025 dan 2025-2026, Perez membuat keputusan mengejutkan untuk mengadakan pemilihan pada tahun 2026. Dia ingin melihat apakah para anggota klub masih percaya dengan kepemimpinannya setelah dua musim beruntun tidak mendapatkan trofi.
Ternyata, para anggota klub masih percaya dengan kepemimpinan dari Perez. Dalam pemilihan yang berlangsung pada 7 Juni waktu setempat, Perez berhasil memenangkan pemilihan ini. Dia mendapatkan sebanyak 21.741 suara.
Dengan Riquelme yang hanya meraih 11.814 suara, ini berarti, Perez berhasil menang dengan selisih suara yang cukup jauh. Berdasarkan persentase jumlah suara, Perez mendapatkan 65%, sementara Riquelme hanya mendapatkan 35%. Meski begitu, jumlah suara sah yang memilih sebenarnya sangat sedikit dibandingkan jumlah pemilih valid yang berada di kisaran 95 ribu suara. Ini berarti, hanya sekitar 35,3% pemilih yang menggunakan hak pilihnya pada pemilihan ini.
Beberapa saat setelah mengetahui hasil pemilihan, Riquelme langsung memberikan selamat untuk Perez. "Saya ingin mengucapkan selamat kepada Florentino Perez atas kemenangannya di pemilihan ini," ujar Riquelme. "Saya juga ingin memberikan terima kasih pada semua anggota yang percaya dengan saya sebagai kandidat. Maaf saya belum bisa meraih kemenangan di pemilihan ini," pungkas Riquelme.
Perez sendiri sudah menyatakan kemenangan di hotel dekat Estadio Santiago Bernabeu beberapa saat setelah hasil pemilihan diumumkan. "Kita meraih hasil terbaik kedua dalam sejarah pemilihan Real Madrid. Saya rasa ini adalah sinyal bagus bahwa saya masih dipercaya. Kini, saatnya menciptakan sejarah baru untuk Real Madrid," ujar Perez.
Kini, Perez harus segera cepat mewujudkan janji-janji yang dia sampaikan saat kampanye. Langkah pertama adalah memastikan kedatangan Jose Mourinho sebagai pelatih baru Real Madrid. Selain itu, dia juga harus segera menyelesaikan penandatanganan kontrak untuk Ibrahima Konate dan Denzel Dumfries, serta kemungkinan membeli Michael Olise dengan harga 150 juta Euro pada musim panas ini.
Selain itu, Perez mengatakan bahwa ia sekarang berencana untuk mengawasi perubahan struktur kepemilikan klub. Dia berencana untuk menjual sebanyak 5% saham Real Madrid kepada investor eksternal. Ini akan menjadi subjek dari pemungutan suara internal klub dalam beberapa pekan ke depan.
Simak terus berita sepak bola lainnya secara update dan akurat hanya di ShotsGoal!