Competitions
Frenkie de Jong, gelandang Barcelona, sedang menghadapi dilema besar terkait masa depannya di klub karena ia dihadapkan pada pilihan sulit antara bertahan di Barcelona dengan pemotongan gaji atau bergabung dengan Manchester United dan tidak bermain di Liga Champions.
Masa depan Frenkie de Jong di Barcelona saat ini tidak jelas karena negosiasi perpanjangan kontrak yang melibatkan pemotongan gaji telah terhenti. Kontrak De Jong dengan Barcelona sebenarnya masih berlaku hingga tahun 2026.
Namun, klub berupaya memperpanjang durasi kerja sama ini dengan persyaratan penyesuaian finansial yang signifikan, yang mana poin utamanya adalah pengurangan upah yang diajukan manajemen.
Petinggi Blaugrana telah menegaskan bahwa gaji De Jong saat ini tidak dapat dipertahankan, dan penundaan sebagian gaji diperkirakan akan menjadi tindakan yang diperlukan. Situasi semakin pelik karena De Jong dikabarkan tengah berupaya mengakhiri kerja sama dengan agennya, Ali Dursun.
Agen tersebut juga terikat kontrak dengan pemain asal Belanda itu hingga tahun 2026, yang menambah kerumitan dalam proses perundingan. Kombinasi masalah kontrak, desakan pengurangan gaji, dan konflik dengan agen membuat prospek De Jong semakin tidak menentu. Barcelona menyadari sepenuhnya bahwa proses negosiasi ini akan menghadapi banyak hambatan.
Gaji Frenkie de Jong menjadi faktor kunci dalam masalah perpanjangan kontraknya, dengan Barcelona yang ingin melakukan pengurangan untuk menyesuaikan dengan parameter keuangan klub. Gaji tahunan kotor Frenkie de Jong dilaporkan sebesar 37,5 juta euro atau sekitar Rp657,2 miliar.
De Jong dapat memperoleh hingga 27 Juta Euro (sekitar 31,3 Juta Dolar) secara bruto dalam musim ini.Kondisi finansial Barcelona yang belum stabil membuat klub merasa keberatan dengan upah mingguan De Jong yang mencapai 365 ribu euro (sekitar Rp6,1 miliar).
Utang gaji De Jong yang dipotong di masa pandemi Covid-19 juga menjadi penyebab masalah ini, karena Barcelona sampai saat ini dikabarkan belum membayarkan sisanya mengingat kondisi finansialnya yang belum stabil. Barcelona bahkan telah menyetujui paket untuk membayar De Jong sekitar â¬18 juta dalam bentuk gaji yang tertunda.
Frenkie de Jong, gelandang berusia 28 tahun asal Belanda, telah menjadi tulang punggung lini tengah Barcelona di bawah asuhan Hansi Flick musim lalu. Meskipun perjalanannya di Barcelona penuh pasang surut, musim 2024-2025 menjadi salah satu penampilan terbaiknya dalam seragam Blaugrana.
De Jong telah menjadi pemain utama bagi pelatih Hansi Flick di sektor gelandang tengah setelah pulih dari cedera pada pertengahan Oktober. De Jong telah membuat 259 penampilan untuk Barcelona sejak bergabung pada tahun 2019 dari Ajax. Ia berperan krusial dalam kemenangan 4-0 di final Copa del Rey 2021 melawan Athletic Bilbao, di mana ia mencetak gol dan menyumbangkan dua assist.
Di musim 2024-2025, De Jong tampil sebanyak 44 kali di semua kompetisi, menunjukkan akurasi passing yang tinggi dan kecerdasan taktis, yang memperkuat posisinya sebagai pemain kunci dalam skuad. Kemewahan Barcelona saat ini ada di lini tengah, baik dari segi kualitas maupun kedalaman.