Competitions
Viktor Gyokeres memang sudah dipastikan dibeli oleh Arsenal, namun sang pemain belum resmi bergabung dengan klub London Utara tersebut. Gara-gara keterlambatan ini, Gyokeres sampai-sampai mendapatkan denda dari klub lamanya, Sporting CP. Ini disebabkan karena Gyokeres menolak kembali ke latihan pra-musim dan mengambil cuti tanpa izin selama 13 hari.
Gyokeres dipastikan akan menjadi bagian dari skuad Arsenal setelah melalui proses transfer yang panjang dan rumit. Striker asal Swedia ini dibeli dari Sporting CP dengan nilai transfer mencapai 63 juta Pound Sterling. Transfer Gyokeres tinggal selangkah lagi untuk menjadi resmi setelah sang pemain menjalani tes medis di London.
Mikel Arteta, manajer Arsenal, menginginkan Gyokeres segera bergabung dalam tur pra-musim Arsenal di Singapura, menandakan bahwa klub sangat antusias menyambut kedatangan striker baru ini. Namun, perjalanan transfer Gyokeres tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan. Terjadi ketegangan antara sang pemain dan manajemen Sporting CP, yang sempat membuat proses kepindahan ini tertunda cukup lama. Situasi ini menciptakan drama tersendiri, di mana Gyokeres menggunakan strategi mogok latihan sebagai upaya tekanan agar bisa segera meninggalkan klub Portugal tersebut dan bergabung dengan Arsenal.
Pahitnya proses transfer Gyokeres terlihat ketika sang pemain tidak hadir dalam sesi latihan pra-musim Sporting CP pada tanggal 12 Juli. Ketidakhadiran ini memicu reaksi keras dari pihak klub, terutama dari Presiden Sporting CP, Frederico Varandas. Ia secara tegas menuntut Gyokeres untuk mengembalikan gaji bulan Juli, karena dianggap mangkir selama hampir dua pekan tanpa izin.
Kehadiran pemain di latihan adalah kewajiban profesional yang tidak bisa ditawar. Lebih menyakitkan, selama masa wawancara absen latihan tersebut, Gyokeres tertangkap tengah berlibur di Mallorca, yang semakin memperkeruh suasana dan hubungan antara pemain dengan manajemen klub.
Hal ini lalu menjadi viral dan menimbulkan kemarahan tersendiri di kalangan pendukung Sporting CP. Sikap ini dianggap tidak sportif dan menunjukkan bahwa keinginan sang pemain untuk hengkang sangat besar. Tak hanya dalam kata-kata, tindakan Gyokeres ini secara nyata menggambarkan sikap nekatnya demi bisa bergabung dengan Arsenal.
Sebagai konsekuensi atas sikap mogok latihannya, Gyokeres dijatuhi denda berat oleh Sporting CP. Ia diminta menyerahkan seluruh gaji bulan Juli yang nilainya mencapai 350 ribu Euro. Meski menerima sanksi tersebut, sang pemain tetap diberi apresiasi berupa bonus musim lalu sebesar 500 ribu Euro atas performa impresifnya, yang berarti dia sebenarnya masih mendapat untung.
Gyokeres pun dengan legowo menerima hukuman tersebut. "Saya siap menerima konsekuensi demi mewujudkan mimpi bermain di Premier League bersama klub besar seperti Arsenal," ungkap Gyokeres. Keputusan Gyokeres menyerahkan gaji tersebut menunjukkan keseriusannya untuk pindah dan memfokuskan diri bermain di Arsenal.
Kita tunggu peresmian Viktor Gyokeres di Arsenal dalam waktu dekat. Jangan lewatkan berita dan update terbaru seputar sepak bola lainnya di ShotsGoal!