Competitions
Carlo Ancelotti baru-baru ini membantah keras rumor yang menyebut dirinya meminta Endrick meninggalkan Real Madrid demi mendapatkan menit bermain lebih banyak. Isu ini berkembang cepat setelah muncul laporan bahwa sang pemain muda tengah mempertimbangkan pindah ke Ligue 1 pada bursa transfer Januari.
Situasi mengenai peminjaman ini menjadi ramai dibicarakan karena Endrick disebut ingin menjaga peluang tampil bersama Brasil yang dilatih Ancelotti di Piala Dunia 2026. Sontak, para penggemar Real Madrid menganggap keinginan pindahnya Endrick karena permintaan dari Ancelotti.
Ancelotti pun dengan cepat menepis pemberitaan yang menyebut dirinya meminta Endrick pergi agar peluang menuju Piala Dunia 2026 tetap terbuka. "Endrick memang talenta penting dari Brasil yang terus dievaluasi perkembangannya. Tapi tidak benar bahwa saya mengatakan Endrick harus meninggalkan Real Madrid untuk pergi ke Piala Dunia 2026. Itu cuma omong kosong," sebut Ancelotti.
Minimnya waktu bermain menjadi salah satu alasan utama mengapa masa depan Endrick mulai dipertanyakan. Musim ini, ia baru tampil selama 11 menit di La Liga setelah sempat mengalami cedera hamstring yang menghambat proses adaptasinya. Kondisi ini membuat peluangnya masuk skuad Brasil semakin kecil jika tidak segera mendapat menit bermain reguler.
Real Madrid disebut telah menerima proposal peminjaman dari Lyon setelah negosiasi berlangsung beberapa pekan. Klub Prancis itu mengalahkan minat dari Manchester United yang baru bergerak setelah Benjamin Sesko mengalami cedera. Lyon dianggap memberikan jaminan menit bermain yang lebih jelas untuk pemain muda berusia 18 tahun tersebut.
Endrick sendiri kabarnya tertarik dengan proyek Lyon yang bisa memberinya kesempatan membangun kembali kepercayaan diri. Walaupun Real Madrid sempat mempertimbangkan peminjaman dalam lingkup La Liga agar adaptasinya tetap terjaga, keputusan akhir kini semakin mengarah ke Ligue 1.
Endrick menunjukkan tekad kuat untuk mendapatkan peran lebih besar musim ini. Pilihannya condong ke Lyon karena klub tersebut menawarkan jaminan menit bermain yang tidak bisa ia dapatkan di Real Madrid saat ini. Bagi pemain muda yang ingin membuktikan diri, kesempatan tampil reguler merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
Xabi Alonso menjadi salah satu sosok yang meminta Endrick bersabar. Ia menilai waktu bermain Endrick pasti akan datang, tetapi persaingan di Real Madrid begitu ketat sehingga momen yang tepat belum tiba. Skuad yang dipenuhi pemain bintang membuat penyerang muda sulit mendapatkan ruang secara konsisten.
Situasi masa depan Endrick kini berada dalam fase penentuan. Real Madrid harus menimbang antara kebutuhan pemain, target klub, dan perkembangan jangka panjang. Apakah keputusan Endrick untuk berlabuh ke Ligue 1 adalah solusi yang tepat? Kita tunggu kelanjutannya. Simak terus berita sepak bola lainnya secara lengkap hanya di ShotsGoal!