Competitions
Drama transfer Xavi Simons semakin memanas. Tottenham Hotspur dilaporkan kini berada di posisi terdepan untuk mendatangkan bintang muda asal Belanda itu dari RB Leipzig, mengungguli Chelsea yang sebelumnya diyakini menjadi favorit utama. Proposal resmi Tottenham bernilai 60 juta euro dengan potensi bonus hingga 70 juta euro, sebuah tawaran serius yang langsung membuat Leipzig mempertimbangkannya.
RB Leipzig sebenarnya memasang harga sekitar 60 juta pounds untuk melepas Simons. Namun, mereka juga memberi sinyal siap menerima sedikit di bawah angka tersebut asalkan kesepakatan dapat tercapai dengan cepat. Klub asal Jerman itu ingin situasi transfer segera selesai agar tidak mengganggu persiapan tim menghadapi musim baru.
Sementara itu, Chelsea memang sudah lebih dulu menjalin komunikasi dengan Simons. Bahkan, sang pemain sempat dikabarkan tertarik untuk pindah ke Stamford Bridge. Namun, kurangnya pergerakan konkret dari The Blues membuka celah yang langsung dimanfaatkan Tottenham. Hubungan baik antara Daniel Levy dan pihak Leipzig, setelah transfer pinjaman Timo Werner sebelumnya, turut membantu Spurs melesat dalam negosiasi.
Setelah mencapai kesepakatan prinsip dengan Leipzig, Tottenham kini fokus menyelesaikan urusan personal terms dengan Xavi Simons dan perwakilannya. Negosiasi tersebut sudah memasuki tahap lanjut, dengan pertemuan antara pihak Spurs dan agen Simons dijadwalkan berlangsung pada Kamis. Jika kesepakatan pribadi tercapai, tahap berikutnya adalah tes medis sebelum pengumuman resmi.
Menariknya, Simons sendiri sempat lebih condong ke Chelsea karena proyek yang ditawarkan cukup menjanjikan. Akan tetapi, Tottenham menunjukkan komitmen yang lebih nyata dengan tawaran resmi ke Leipzig. Situasi ini membuat Simons mulai mempertimbangkan ulang masa depannya, terlebih Spurs menjanjikan peran sentral di lini serang yang sesuai dengan ambisinya.
Chelsea sejatinya sudah menyepakati persyaratan personal dengan Simons sebelumnya, namun mereka belum mengajukan tawaran formal kepada Leipzig. Ketidakpastian itu menjadi titik balik dalam saga transfer ini. Tottenham memanfaatkan momentum dengan langkah cepat, dan kini klub London Utara itu punya peluang besar untuk meresmikan salah satu talenta muda terbaik Eropa.
Langkah Tottenham memburu Xavi Simons juga tidak lepas dari kegagalan mereka mendapatkan target utama lain. Sebelumnya, Spurs hampir mendapatkan Eberechi Eze, namun sang playmaker memilih bergabung dengan Arsenal. Upaya mendatangkan Morgan Gibbs-White juga kandas setelah sang pemain memperpanjang kontrak bersama Nottingham Forest.
Dengan kondisi itu, Simons menjadi prioritas utama untuk mengisi posisi nomor 10. Profilnya dianggap sangat cocok dengan gaya permainan yang diinginkan manajer Tottenham. Simons bisa beroperasi sebagai gelandang serang energik, namun fleksibel bermain di sayap jika dibutuhkan. Fleksibilitas inilah yang membuatnya menjadi incaran ideal setelah kegagalan Spurs mendatangkan beberapa target lain.
Selain kebutuhan taktis, perekrutan Simons juga penting secara strategis. Tottenham ingin memperkuat skuad agar lebih kompetitif di Premier League sekaligus bersaing di Eropa. Nama besar seperti Simons diharapkan dapat mengangkat kualitas tim dan memberikan variasi serangan baru. Dengan usianya yang masih muda, Spurs juga melihat ini sebagai investasi jangka panjang.
Tottenham bergerak cepat dan kini berada di ambang kesepakatan untuk mendatangkan Xavi Simons, sekaligus menyalip Chelsea dalam perburuan transfer paling panas musim panas ini. Apakah Spurs benar-benar berhasil mengamankan tanda tangan sang wonderkid Belanda? Ikuti terus update terbaru seputar saga transfer Xavi Simons dan kabar penting dunia sepak bola hanya di ShotsGoal!