Competitions
Setelah absen selama dua tahun dari sepak bola resmi, Paul Pogba akhirnya mendekati momen comeback yang sangat dinantikan. Gelandang Prancis itu akan dimasukkan dalam skuad AS Monaco untuk pertandingan melawan Rennes pada Minggu (23/11) dini hari WIB. Keputusan pelatih Sebastien Pocognoli ini membuka peluang bagi Pogba untuk membuat debutnya bersama klub sejak direkrut musim panas lalu.
Terakhir kali Pogba tampil di pertandingan resmi adalah pada Agustus 2023, saat masih membela Juventus melawan Udinese. Setelah pertandingan itu, kariernya terhenti karena kasus doping yang membuatnya menerima sanksi larangan bermain. Awalnya dihukum empat tahun pada Februari 2024, masa hukuman kemudian dikurangi menjadi 18 bulan pada Oktober tahun lalu.
Kini, semua rintangan itu telah terlewati. Pogba siap menulis babak baru dalam kariernya bersama AS Monaco. Cedera engkel yang sempat menunda comebacknya bulan lalu akhirnya berhasil diatasi, membuka jalan untuk kembali ke lapangan hijau.
Pelatih Sebastien Pocognoli tidak menyembunyikan antusiasmenya menyambut kembalinya Pogba. "Kami berusaha membantu dia mencapai potensi penuhnya agar tim bisa meraih kemenangan," katanya. Pocognoli yakin Pogba masih memiliki kualitas kelas dunia yang dapat meningkatkan performa tim.
Pelatih Monaco itu memuji kemampuan teknis dan visi permainan Pogba, yang menurutnya masih tetap tajam. "Dia memiliki kualitas untuk beradaptasi dengan apa yang ingin kami terapkan di lini tengah; dia belum kehilangan visi atau tekniknya," tambah Pocognoli. Keyakinan ini menjadi modal penting dalam proses reintegrasi Pogba ke dalam skuad utama.
Pocognoli juga menekankan nilai lebih yang dibawa Pogba di luar lapangan. "Banyak hal, termasuk pengalamannya dan kepemimpinannya, baik di dalam maupun di luar lapangan, belum lagi kualitasnya, yang perlu beradaptasi dengan tempo kompetisi," terangnya. Pengalaman Pogba sebagai juara Piala Dunia 2018 diharapkan dapat menginspirasi rekan-rekan setimnya.
Kehadiran Pogba diharapkan dapat menjadi pendongkrak performa AS Monaco yang sedang tertahan di peringkat 6 klasemen Ligue 1. Dengan koleksi 20 poin dari 12 laga, Monaco membutuhkan suntikan energi baru untuk kembali konsisten meraih kemenangan. Pogba diharapkan bisa menjadi pemicu kebangkitan tim.
Kualitas yang dimiliki Pogba dinilai cocok dengan kebutuhan tim di lini tengah. Kemampuannya dalam mengatur tempo permainan dan memberikan umpan-umpan terobosan dapat meningkatkan daya gedor serangan Monaco. Adaptasi dengan tempo kompetisi menjadi tantangan utama yang harus segera diatasi Pogba.
Comeback Pogba tidak hanya penting bagi masa depannya sendiri, tetapi juga bagi ambisi AS Monaco musim ini. Jika berhasil kembali ke performa terbaik, Pogba dapat menjadi faktor penentu dalam mendorong Monaco meraih posisi yang lebih baik di klasemen dan bersaing merebut trofi. Simak terus berita sepak bola terbaru lainnya secara lengkap hanya di ShotsGoal!