Competitions
AS Roma resmi mengumumkan perekrutan striker muda asal Irlandia, Evan Ferguson, dari Brighton & Hove Albion pada bursa transfer musim panas ini.
Sang pemain bergabung dengan status pinjaman selama satu musim hingga akhir musim 2025-2026, dengan opsi pembelian senilai £40 juta. Jika klausul tersebut diaktifkan, Ferguson akan menjadi pemain Irlandia termahal sepanjang sejarah.
Kedatangan Ferguson merupakan bagian dari strategi Roma untuk memperkuat lini serang mereka, seiring kepergian beberapa pemain depan dan ambisi klub menembus papan atas Serie A serta tampil di kompetisi Eropa.
Pemain kelahiran Bettystown ini akan mengenakan nomor punggung 11, menjadikannya pemain Irlandia pertama dalam sejarah Giallorossi. Sebuah langkah berani, baik dari Roma maupun Ferguson sendiri, untuk mencari kebangkitan usai musim yang penuh tantangan.
Ferguson sempat menjadi buah bibir saat mencetak hat-trick melawan Newcastle pada musim 2022/23 dan mencetak gol debut Premier League melawan Arsenal di usia 18 tahun. Namun, sejak momen-momen gemilang itu, performanya mengalami penurunan.
Cedera serta ketatnya persaingan di lini depan Brighton membuat waktu bermainnya terbatas. Musim lalu, ia sempat dipinjamkan ke West Ham United namun gagal mencetak gol dalam delapan penampilan.
Pelatih Brighton, Fabian HÜrzeler, mengungkapkan bahwa Ferguson membutuhkan waktu bermain reguler untuk kembali ke performa terbaiknya. Roma, dengan gaya bermain yang mengutamakan penyerang aktif dan dinamis, bisa menjadi tempat yang ideal untuk kebangkitan Ferguson.
Di bawah arahan pelatih baru Gian Piero Gasperini, yang terkenal sukses membentuk striker-striker produktif di Atalanta, Ferguson punya kesempatan nyata untuk menghidupkan kembali kariernya.
Penunjukan Gasperini sebagai pelatih baru Roma membuka peluang besar bagi Ferguson. Gaya permainan agresif dan taktis Gasperini telah mengubah karier banyak striker, seperti Duvan Zapata dan Gianluca Scamacca.
Jika Ferguson mampu beradaptasi dengan sistem ini, ia bisa menjadi pilar baru di lini serang Roma bersama Artem Dovbyk, yang musim lalu mencetak 12 gol di Serie A.
Meski masih berusia 20 tahun, Ferguson telah mencicipi lebih dari 100 pertandingan profesional serta tampil 18 kali untuk timnas Irlandia, mencetak empat gol.
Keputusan Roma mendatangkannya menunjukkan kepercayaan besar pada potensinya. Sambutan meriah dari fans di bandara Ciampino menunjukkan antusiasme publik terhadap transfer ini.
Ferguson kini punya panggung besar untuk membuktikan bahwa ia bukan sekadar "wonderkid" yang gagal memenuhi ekspektasi. Dengan pengalaman yang sudah didapat di usia muda dan peluang baru di bawah pelatih berpengalaman, Evan Ferguson punya semua alat untuk membalikkan nasibnya.
Para penggemar Roma dan pencinta sepak bola Irlandia tentu berharap bahwa petualangan di Serie A akan menjadi awal baru bagi kariernya. Ikuti terus perkembangan Evan Ferguson dan berita seputar bursa transfer terkini hanya di ShotsGoal!