Competitions
Vinicius Junior saat ini berada di persimpangan jalan di kariernya. Meski menyatakan ingin bertahan, negosiasi kontraknya diketahui mengalami jalan buntu. Kini, masa depannya menjadi tidak pasti.
Negosiasi perpanjangan kontrak antara Vinicius dan Real Madrid dilaporkan menemui jalan buntu dan belum ada kesepakatan baru yang berhasil dicapai hingga saat ini. Meskipun laporan sebelumnya menyebutkan kesepakatan hampir tercapai, pihak Vinicius membantah hal tersebut, mengonfirmasi bahwa belum ada pembaharuan kontrak yang disepakati.
Kontrak Vinicius saat ini di ibu kota Spanyol berlaku hingga tahun 2027, namun Real Madrid berupaya untuk memperpanjangnya hingga tahun 2030 agar ia tidak memasuki 12-18 bulan terakhir dari kontraknya. Penyebab utama dari kebuntuan negosiasi ini adalah tuntutan gaji dari pihak Vinicius, yang ingin gajinya disetarakan atau bahkan melebihi Mbappe, yang diperkirakan akan menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di klub.
Vinicius dikabarkan meminta gaji sekitar 30 juta Euro (sekitar 568 miliar Rupiah) per musim, termasuk bonus penandatanganan, yang jauh melampaui tawaran awal Real Madrid. Saat ini, Vinicius menerima gaji sekitar 10 juta Euro (189 miliar Rupiah) bersih per musim, sementara Mbappe diketahui mendapatkan 15 juta Euro (284 miliar Rupiah) per musim.
Meskipun negosiasi kontraknya menemui jalan buntu, Vinicius telah beberapa kali menyatakan keinginannya untuk bertahan di Real Madrid. Ia menyebut klub ini sebagai klub dalam hidup saya dan berharap bisa bertahan di sini selama bertahun-tahun. Vinicius juga mengungkapkan kebahagiaannya dengan pelatih dan staf, serta ambisinya untuk membuat sejarah di tim ini.
Pemain asal Brasil ini menegaskan keinginannya untuk bertahan selamanya di Real Madrid, sebagaimana yang diungkapkannya saat tampil di Piala Dunia Antarklub 2025 lalu. Sikap loyalitas ini ditunjukkan Vinicius bahkan setelah ia menolak tawaran fantastis dari klub-klub Arab Saudi, demi mimpinya bermain di level tertinggi Eropa.
Oleh karena itu, Vinicius merasa bahwa Real Madrid harus menunjukkan apresiasi yang setimpal atas loyalitasnya. Manajemen Real Madrid, di sisi lain, tidak ingin menunggu terlalu lama meskipun Vinicius ingin bertahan. Mereka berupaya menghindari skenario di mana Vinicius bisa meninggalkan klub dengan status bebas transfer atau dengan harga diskon menjelang akhir kontraknya.
Situasi kontrak Vinicius yang menggantung telah menarik perhatian klub-klub top Eropa dan Arab Saudi. Klub-klub papan atas Premier League, seperti Manchester City, Chelsea, atau Liverpool, mulai memantau perkembangan ini karena mereka memiliki sumber daya finansial untuk menampung Vinicius jika ia tersedia di pasar.
Tawaran gaji tinggi dan nilai transfer besar bukanlah masalah bagi klub-klub tersebut. Selain itu, tawaran dari Liga Pro Arab Saudi juga beredar, dan klub-klub di sana berada dalam mode siaga penuh untuk memanfaatkan situasi jika hubungan antara Vinicius dan Real Madrid tidak membaik.
Keputusan apa yang akan diambil Vinicius Junior dan Real Madrid nantinya? Jangan lewatkan berita dan update terbaru seputar sepak bola lainnya di ShotsGoal!