Competitions
Erling Haaland kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu striker paling mematikan di dunia dengan menjadi top skor Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Ia mengakhiri fase kualifikasi dengan catatan 16 gol, torehan yang membuatnya unggul jauh dari para pesaing terdekat seperti Harry Kane, Memphis Depay, dan Marko Arnautovic.
Keberhasilan Haaland bukan sekadar hasil dari kecepatan dan kekuatannya, tetapi juga insting mencetak gol yang terus berkembang. Ia mampu menjaga performa di setiap pertandingan, bahkan selalu mencetak gol di delapan laga kualifikasi yang dijalani Norwegia. Stabilitas ini menjadi faktor penentu keberhasilan timnya meraih tiket ke Piala Dunia 2026.
Namun, pencapaian tersebut diiringi sedikit kekecewaan karena Haaland gagal memecahkan rekor gol terbanyak sepanjang sejarah kualifikasi zona Eropa. Meski begitu, menyamai rekor Robert Lewandowski dengan 16 gol tetap menjadi prestasi besar bagi pemain yang baru memasuki masa keemasannya.
Laga terakhir kontra Italia menjadi momen dramatis bagi Haaland dan Norwegia. Meski tampil kurang menonjol sepanjang pertandingan, Haaland membuktikan kelasnya lewat dua gol cepat pada menit ke-78 dan 79. Dua sepakan klinis tersebut membalikkan keadaan sekaligus menegaskan betapa berbahayanya Haaland dalam situasi apa pun.
Norwegia sebelumnya tertinggal lebih dari 50 menit setelah gol cepat Pio Esposito. Tekanan besar sempat membuat permainan mereka tidak berkembang, hingga Ahmed Nusa menyamakan kedudukan pada menit ke-63. Gol ini menjadi titik balik yang membangkitkan kepercayaan diri tim tamu.
Setelah Haaland membawa Norwegia unggul, Jorgen Strand Larsen memastikan kemenangan 4-1. Hasil tersebut bukan hanya menegaskan dominasi Norwegia di Grup I, tetapi juga menambah kesan impresif pada perjalanan mereka sepanjang kualifikasi.
Salah satu pencapaian paling mencolok adalah lima gol Haaland ke gawang Moldova dalam kemenangan telak 11-1. Performa itu menjadi bukti bagaimana pemain Manchester City tersebut bisa memanfaatkan setiap peluang dengan efisiensi luar biasa. Ketajamannya terus menjadi mimpi buruk bagi para bek lawan.
Selain itu, kemampuan Haaland menjaga konsistensi gol di setiap pertandingan menunjukkan tingkat fokus dan ambisi yang tinggi. Ia tidak hanya mencetak gol melawan tim kecil, tetapi juga tetap berbahaya ketika menghadapi tim-tim kuat. Hal ini membuat Haaland menjadi pusat perhatian sepanjang kualifikasi.
Keunggulan delapan gol dari para pesaing terdekat menunjukkan betapa dominannya Haaland dalam perburuan top skor. Tidak ada pemain lain yang mampu mendekati stabilitasnya sepanjang kampanye kualifikasi ini.
Meski gagal memecahkan rekor, Haaland tetap merasa bangga dengan pencapaiannya. Dalam wawancara bersama UEFA, ia mengakui betapa pentingnya posisi dan momen yang tepat dalam setiap gol yang ia cetak. Baginya, dua gol ke gawang Italia menjadi gambaran betapa kerasnya ia bekerja untuk tetap berada di level tertinggi.
Haaland juga menegaskan bahwa keberhasilan Norwegia meraih kemenangan besar di San Siro menunjukkan kualitas dan kejutan yang bisa mereka berikan. Dengan lolosnya Norwegia ke Piala Dunia 2026, Haaland berambisi membawa negaranya melampaui ekspektasi di putaran final nanti.
Perjalanan ini bukan hanya tentang rekor, tetapi tentang dedikasi Haaland untuk negaranya. Dengan usia yang masih muda dan potensi yang terus berkembang, Haaland tampaknya baru memulai babak baru dalam kariernya sebagai ikon sepak bola dunia. Simak terus berita sepak bola terbaru lainnya secara lengkap hanya di ShotsGoal!