Competitions
Lemparan ke dalam panjang belakangan semakin marak terjadi dalam sebuah laga sepak bola. Timnas Indonesia, contohnya, dalam dua tahun terakhir, mereka sangat mengandalkan lemparan ke dalam panjang dari Pratama Arhan sebagai solusi alternatif jika serangan mereka buntu. Tren ini membuat International Football Association Board (IFAB) mulai berdiskusi untuk memberikan batas waktu bagi pemain untuk melakukan lemparan ke dalam.
IFAB pada awal musim ini sudah memberikan aturan khusus kepada kiper. Dalam aturan yang sebenarnya merupakan pembaharuan dari aturan yang sudah ada, kiper dibatasi hanya bisa memegang bola secara bebas selama delapan detik. Aturan ini dibuat dalam upaya untuk meningkatkan jumlah waktu bola dimainkan selama laga berlangsung.
Kemungkinan aturan ini akan diekspansi ke situasi lemparan ke dalam dan tendangan gawang untuk alasan yang sama. Diskusi sudah dilangsungkan pada hari Selasa kemarin melalui pertemuan daring untuk membahas mengenai kemungkinan aturan ini digunakan.
Jika hal tersebut terjadi, kemungkinan konsekuensi yang sama akan diberikan dengan peraturan kiper. Dalam aturan baru ini, jika kiper memegang bola secara bebas lebih dari delapan detik, klub lawan akan mendapatkan tendangan sudut. Ini berbeda dari aturan lama yang sebelumnya membuat lawan mendapat tendangan bebas tidak langsung di dalam kotak penalti.
Premier League musim ini dianggap sebagai pemicu IFAB memikirkan aturan ini. Memang, pada musim ini, banyak klub Premier League yang mengandalkan lemparan ke dalam panjang sebagai salah satu senjata utama mereka. Hal ini membuat waktu aktif pada sebuah laga menjadi lebih menurun.
Berdasarkan sebuah penelitian, tercatat ada setidaknya 3,44 lemparan ke dalam panjang pada sembilan MD awal Premier League musim 2025-2026 ini. Ini jauh lebih banyak dari 1,52 lemparan ke dalam panjang sepanjang musim 2024-2025.
Ini membuat waktu bola aktif turun drastis dari musim lalu. Dalam sembilan MD pertama ini, bola hanya aktif dimainkan dalam rata-rata 54 menit 21 detik per laga. Ini menurun 133 detik dibandingkan musim lalu, yang tentunya bisa turun lebih jauh jika praktik lemparan ke dalam panjang terus dilakukan.
Apakah aturan ini akan diberlakukan ke depannya? Kita tunggu perkembangan berita ini. Simak terus berita sepak bola lainnya secara lengkap hanya di ShotsGoal!