Competitions
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, baru-baru ini angkat bicara mengenai situasinya di klub. Meskipun Venezia turun kasta ke Serie B, Idzes tidak keberatan untuk bertahan dan akan mempersiapkan diri untuk mempromosikan Venezia kembali ke Serie A.
Meski banyak rumor yang beredar mengenai penjualannya, Idzes telah menyatakan kebahagiaannya bersama Venezia. Ia merasa menjadi bagian penting dari tim dan menikmati karier di Stadion Pier Luigi Penzo. "Saya kapten Venezia, saya bahagia. Memang bursa transfer itu berbahaya, selalu ada sesuatu yang terjadi. Kita lihat saja nanti, tapi kalau saya tetap di sini, saya bahagia dan saya akan membela Venezia," tutur Idzes dikutip dari Calciomercato, salah satu media Italia.
Pernyataan ini memberikan sinyal kuat bahwa Idzes kemungkinan besar akan tetap bertahan di Venezia hingga kontraknya berakhir pada tahun 2027. Meskipun klubnya terdegradasi ke Serie B, komitmennya terhadap tim tetap tinggi. Hal ini mencerminkan dedikasinya dan kenyamanannya bermain untuk Venezia, meskipun ada peluang untuk bermain di klub Serie A lainnya.
Keputusan ini juga menunjukkan bahwa bagi Idzes, kebahagiaan dan perannya di dalam tim mungkin lebih diutamakan daripada bermain di kasta tertinggi secara instan, terutama jika kesepakatan harga tidak tercapai. Dengan ketertarikan dari berbagai klub dan harga yang tinggi, pilihan untuk bertahan di Venezia dan melanjutkan perkembangannya di sana menjadi keputusan yang realistis dan membahagiakan baginya.
Idzes sendiri menjadi incaran banyak klub usai menjadi pemain kunci bagi Venezia selama musim 2024-2025, mencatatkan 35 penampilan dan mencetak satu gol. Sebagai pemain Indonesia pertama yang berlaga di kompetisi sepak bola tertinggi Italia, prestasinya cukup menonjol. Namun, dengan Venezia yang terdegradasi ke Serie B setelah finis di posisi ke-19 musim lalu, situasi kontraknya yang hingga 2027 saja menimbulkan pertanyaan tentang masa depannya di klub.
Meski begitu, Venezia kesulitan menjualnya. Salah satu kendala utama dalam transfer Idzes adalah harga yang ditetapkan oleh Venezia, yang dianggap terlalu tinggi oleh banyak klub peminat. Venezia dilaporkan mematok harga 10 juta Euro untuk Idzes, jauh melebihi nilai pasar yang tercatat di Transfermarkt sebesar 7,5 juta Euro. Genoa, salah satu klub yang sangat tertarik, akhirnya memilih untuk mengejar pemain lain, Leo Ostigard dari klub Prancis, Rennes, karena harga yang diminta Venezia.
Apakah dengan pernyataan ini, kita akan kembali melihat Jay Idzes di Venezia pada musim 2025-2026? Jangan lewatkan berita dan update terbaru seputar sepak bola lainnya di ShotsGoal!