Competitions
Joan Laporta secara tegas menutup peluang Lionel Messi kembali ke Camp Nou sebagai pemain. Menurutnya, wacana tersebut tidak realistis dan hanya akan menimbulkan kesalahpahaman. Pernyataan ini muncul setelah kunjungan mengejutkan Messi ke markas Barcelona pekan lalu, yang memicu spekulasi luas di kalangan penggemar. Laporta menilai bahwa pembicaraan tentang kembalinya Messi sebaiknya tidak dibesar-besarkan. Ia mengungkapkan bahwa legenda klub tersebut pernah menyatakan ingin kembali ke Barcelona bukan hanya sebagai perpisahan, tetapi untuk menunjukkan ikatan emosional yang masih tersisa.
Meski menutup kemungkinan Messi kembali merumput, Laporta tetap ingin memberi penghormatan khusus kepada sang ikon. Ia mengakui masih menyimpan penyesalan karena perpisahan Messi dahulu tidak berjalan seperti yang diharapkan akibat kondisi finansial klub yang carut-marut. Momen tersebut menjadi salah satu episode paling emosional dalam sejarah Barcelona.
Untuk menebus perpisahan yang dianggap kurang layak, Barcelona kini tengah mempersiapkan laga perpisahan bagi Messi. Laporta berharap acara itu bisa digelar ketika Camp Nou selesai direnovasi dan dapat kembali menampung lebih dari 100 ribu penonton. Ini dianggap sebagai panggung terbaik untuk memberikan penghormatan yang pantas.
Laga perpisahan tersebut juga diharapkan menjadi bentuk rekonsiliasi penuh antara klub dan Messi. Bagi banyak pendukung, acara itu akan menjadi kesempatan terakhir untuk memberikan salam perpisahan yang layak bagi pemain terbaik sepanjang sejarah Barcelona
Messi meninggalkan Barcelona dengan catatan yang sulit ditandingi. Ia mencetak 672 gol dalam 778 pertandingan, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub. Selain itu, ia juga mempersembahkan puluhan gelar, termasuk 10 La Liga dan empat Liga Champions. Tidak ada pemain lain yang memberikan dampak sebesar Messi bagi Barcelona.
Setelah hengkang pada 2021, Messi melanjutkan kariernya di PSG sebelum akhirnya merumput di Inter Miami. Ia bahkan memperpanjang kontraknya hingga 2028, menandai komitmen jangka panjangnya di sepak bola Amerika Serikat. Meski masa depannya kini jauh dari Camp Nou, pengaruhnya tetap terasa.
Walau pintu kembali sudah tertutup, Messi tetap hidup dalam sejarah Barcelona. Laga penghormatan kelak bisa menjadi penutup indah dari perjalanan luar biasa yang ia ukir selama lebih dari dua dekade bersama klub.
Pada akhirnya, baik Lionel Messi maupun Barcelona kini sama-sama fokus membangun masa depan masing-masing. Namun, ikatan emosional yang tercipta selama bertahun-tahun akan selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah sepak bola dunia. Simak terus berita sepak bola lainnya secara lengkap hanya di ShotsGoal!