Competitions
Eddie Howe, pelatih Newcastle United, mengungkapkan keraguannya untuk menurunkan Alexander Isak pada laga pembuka Premier League 2025-2026 melawan Aston Villa. Striker asal Swedia tersebut dikabarkan sedang dalam proses transfer ke Liverpool, sehingga statusnya belum jelas.
Isak telah absen dalam laga persahabatan Newcastle United melawan Espanyol yang berakhir imbang 2-2 pada 8 Agustus 2025. Ia juga tidak akan dimainkan saat The Magpies menghadapi Atletico Madrid pada 9 Agustus. Howe mengakui bahwa diskusi dengan sang pemain masih berlangsung, tetapi kecil kemungkinan situasi ini akan terselesaikan sebelum pertandingan melawan Villa pada 16 Agustus mendatang.
Liverpool telah mengajukan tawaran sebesar 110 juta Pound Sterling untuk memboyong Isak ke Anfield. Namun, Newcastle United menolak proposal tersebut karena masih 40 juta Pound Sterling lebih rendah dari harga yang mereka tetapkan. The Magpies bersikukuh tidak akan melepas pemainnya dengan harga di bawah nilai pasar.
Isak dilaporkan telah meminta izin untuk meninggalkan klub, dengan Liverpool menjadi tujuan utamanya. Situasi ini semakin rumit setelah sang pemain terlihat berlatih di fasilitas mantan klubnya, Real Sociedad, alih-alih bergabung dengan rekan-rekannya di Newcastle United. Howe menyatakan keinginannya untuk mempertahankan Isak, tetapi juga mengakui bahwa keputusan akhir berada di tangan manajemen klub. "Saya ingin Alex tetap bersama kami, tapi saya sadar ini adalah situasi yang rumit," ujarnya.
Spekulasi mengenai masa depan Isak terus memanas seiring dengan pendekatan tenggat waktu transfer. Liverpool dikabarkan sedang mempersiapkan proposal baru yang lebih mendekati permintaan Newcastle United. Namun, The Magpies tetap bersikeras hanya akan melepas pemainnya jika harga sesuai dengan valuasinya.
Di sisi lain, Isak sendiri dikabarkan telah setuju secara personal dengan Liverpool. Jika transfer ini terealisasi, ia akan menjadi rekrutan penting bagi The Reds yang ingin memperkuat lini serang mereka. Namun, kegagalan dalam negosiasi bisa membuatnya tetap di St. James' Park, meski dengan situasi yang kurang ideal.
Bagaimanapun, keputusan akhir harus diambil sebelum penutupan jendela transfer. Newcastle United dan Liverpool sama-sama tidak ingin situasi ini berlarut-larut, sementara Alexander Isak sendiri berharap agar masa depannya segera jelas. Jangan lewatkan berita dan update terbaru seputar sepak bola lainnya di ShotsGoal!