Competitions
Marcus Rashford sudah lima bulan menjalani karier barunya bersama Barcelona, dan winger asal Inggris itu mengaku sudah merasa seperti berada di rumah sendiri. Dipinjam dari Manchester United untuk musim 2025/26, Rashford menunjukkan performa yang menjanjikan dengan torehan enam gol dan 11 assist dari 21 pertandingan di semua ajang.
Dalam sebuah wawancara, Rashford mengungkapkan betapa hangatnya sambutan rekan-rekan setim sejak hari pertama ia datang. Kehangatan itu membuatnya nyaman, meski ini merupakan pengalaman pertamanya tinggal jauh dari Manchester. Ia mengaku jatuh hati pada kota Barcelona yang penuh budaya dan menawarkan suasana hidup yang menyenangkan.
Meski demikian, Rashford belum ingin memikirkan masa depannya, termasuk kemungkinan dipermanenkan Barcelona. Ia memilih untuk fokus menjaga konsistensi performa agar terus menjadi bagian penting dalam skuad asuhan Hansi Flick.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menunjukkan rasa percaya yang besar kepada Rashford sepanjang musim ini. Meski kerap dirotasi dengan Raphinha di sektor sayap, Rashford beberapa kali menjadi pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan. Kecepatan, kreativitas, dan kematangannya membuatnya menjadi salah satu opsi serangan yang diandalkan pelatih.
Rashford sendiri mengaku bahagia berada dalam sistem permainan yang menuntut intensitas dan teknik tinggi. Ia merasa mendapat ruang untuk berkembang, baik sebagai pemain maupun sebagai pribadi yang kini tinggal di negara baru. Ritme permainan Barcelona yang cepat dan dinamis sejalan dengan karakteristik Rashford sebagai winger eksplosif.
Bekerja di bawah Hansi Flick juga memberinya tantangan baru. Ia belajar memahami pendekatan taktikal sang pelatih dan terus mengevaluasi diri agar dapat memberikan kontribusi maksimal. Kepercayaan itu menjadi motivasi tambahan untuk terus menunjukkan kualitas terbaik.
Seiring waktu, Rashford merasa makin menyatu dengan kehidupan di Catalonia. Ia tidak hanya menikmati atmosfer sepak bolanya, tetapi juga budaya sehari-hari, cuaca, dan keramahan masyarakat Barcelona. Ia menyebut bahwa kota tersebut memberinya kenyamanan yang membuatnya merasa seperti tinggal di rumah sendiri.
Rashford juga sedang belajar bahasa Spanyol dan memahami budaya lokal agar dapat berbaur lebih baik dengan lingkungan barunya. Baginya, adaptasi luar lapangan sama pentingnya dengan performa di lapangan. Proses ini ia jalani dengan penuh antusias dan rasa syukur.
Pada akhirnya, Rashford ingin menikmati setiap momen selama masa peminjamannya. Ia datang bukan hanya untuk bermain, tetapi juga untuk membantu Barcelona meraih target besar musim ini. Baginya, kebahagiaan dan kenyamanan di klub saat ini sudah cukup membuat Barcelona menjadi rumah keduanya. Ingin update berita bola paling seru dan cepat? Cek sekarang dengan ShotsGoal, untuk semua kabar menarik lainnya!