Competitions
Major League Soccer (MLS) menjatuhkan sanksi kepada Lionel Messi dan Jordi Alba setelah keduanya absen dalam pertandingan MLS All-Star 2025 melawan Liga MX.
Kedua pemain Inter Miami tersebut dijatuhi larangan bermain satu laga, yakni saat tim mereka menghadapi FC Cincinnati di Chase Stadium, Florida.
Keputusan ini mengacu pada peraturan MLS yang menyatakan bahwa pemain yang tidak hadir dalam laga All-Star tanpa izin khusus wajib menerima hukuman.
Ketiadaan Messi dan Alba jelas menjadi kerugian besar bagi Inter Miami. Kehilangan dua sosok kunci di pertandingan penting dapat memengaruhi ritme permainan dan hasil akhir.
Meski laga All-Star bersifat ekshibisi, MLS tetap menegakkan aturan disipliner secara konsisten, memunculkan perdebatan tentang proporsionalitas hukuman tersebut.
Lionel Messi dilaporkan sangat kecewa atas keputusan MLS. Hal ini disampaikan oleh salah satu pemilik Inter Miami, Jorge Mas, yang menyebut bahwa Messi dan Alba tidak memahami alasan di balik hukuman atas ketidakhadiran mereka dalam pertandingan ekshibisi.
Menurut Mas, kedua pemain memiliki motivasi tinggi untuk bertanding dan tidak berniat menghindari laga. Jorge Mas juga menilai bahwa hukuman yang dijatuhkan tidak sebanding dengan kesalahan yang dilakukan.
Mengingat sifat All-Star Game yang tidak memengaruhi kompetisi utama, Mas berharap ada kebijakan yang lebih fleksibel di masa depan. Messi bahkan dikabarkan tidak menerima alasan yang diberikan, karena merasa sanksi itu merugikan dirinya dan tim.
Keputusan MLS menuai banyak kritik dari berbagai pihak, termasuk pengamat sepak bola dan pendukung Inter Miami. Mereka mempertanyakan mengapa absennya pemain dalam laga hiburan justru berdampak pada pertandingan kompetitif.
Banyak yang menganggap hukuman ini merugikan tidak hanya pemain, tapi juga klub dan penggemar. Mas menyebut bahwa Inter Miami seperti sedang melawan dunia dengan banyaknya tantangan yang dihadapi.
Ia menyerukan agar MLS mengevaluasi ulang kebijakan terkait kewajiban kehadiran di laga All-Star demi keadilan dan keberlangsungan kompetisi yang sehat. Ketegasan liga patut dihargai, namun keseimbangan antara aturan dan fleksibilitas juga penting dijaga.
Tanpa kehadiran Messi dan Alba, pelatih Gerardo Martino harus mencari alternatif strategi untuk menghadapi FC Cincinnati.
Tantangan ini mengharuskan pemain lain untuk tampil maksimal dan mengisi peran penting yang biasa dipegang oleh kedua bintang tersebut. Adaptasi cepat menjadi kunci dalam menjaga performa tim.
Jika tren sanksi seperti ini berlanjut, Inter Miami harus lebih waspada dalam mengelola jadwal dan kondisi pemain.
Klub perlu memastikan komunikasi dengan otoritas liga berjalan baik agar situasi serupa bisa dihindari. Jorge Mas tetap optimis bahwa timnya bisa melewati fase ini dan tetap bersaing di papan atas.
Simak terus perkembangan terbaru seputar Lionel Messi, Inter Miami, dan Major League Soccer hanya di ShotsGoal!