Competitions
Lionel Messi akhirnya mencatatkan gol perdananya di Benua Afrika saat Timnas Argentina menghadapi Angola dalam laga uji coba yang digelar di Estadio 11 de Novembro. Pertandingan tersebut menjadi bagian dari perayaan 50 tahun kemerdekaan Angola, yang mengundang Argentina sebagai tamu istimewa. Pada laga ini, Messi masuk sebagai pembeda dan menambah keunggulan Argentina di babak kedua.
Pertandingan berlangsung ketat pada awalnya, namun Argentina mampu unggul lebih dulu lewat gol Lautaro Martinez di babak pertama. Setelah jeda, Messi masuk dan langsung memberi warna berbeda pada permainan Albiceleste. Gol yang dicetak La Pulga ini menjadi momen penting, mengingat sebelumnya ia belum pernah mencetak gol di tanah Afrika meski pernah tampil di Piala Dunia 2010.
Dengan berakhirnya laga dengan skor 2-0, Messi bukan hanya membantu kemenangan Argentina, tetapi juga menorehkan pencapaian pribadi yang mengukuhkan rekornya di pentas internasional.
Gol ke gawang Angola ini melengkapi daftar panjang pencapaian Messi, karena kini ia sudah mencetak gol di lima benua berbeda. Sebelum Afrika, Messi telah lebih dulu mengoleksi gol di Eropa, Amerika, Asia, dan pernah tampil di Oseania meski belum mampu mencetak gol di sana. Kesempatan di Oseania terjadi saat ia bermain dua kali di Australia, namun belum membuahkan hasil.
Keberhasilan mencetak gol di lima benua menegaskan konsistensi Messi sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Meski memasuki usia 38 tahun, kualitas dan ketajamannya masih terlihat jelas di lapangan. Gol ini menjadi bukti bahwa Messi selalu menemukan cara untuk mencatatkan sejarah baru dalam kariernya.
Dengan tambahan gol tersebut, Messi kembali memperlihatkan bahwa kesempatan dan tantangan baru selalu mampu diubahnya menjadi pencapaian yang patut dikenang. Performa stabil Messi ini menjadi inspirasi bagi para pemain muda di seluruh dunia.
Messi masih mencatatkan jumlah gol terbanyak sepanjang kariernya di Benua Eropa. Total 714 gol berhasil diciptakannya saat membela klub maupun tim nasional. Angka fantastis ini tak lepas dari pengabdiannya bersama Barcelona selama 17 tahun serta dua musim bersama Paris Saint-Germain, di mana ia tampil konsisten sebagai mesin gol.
Keberhasilan tersebut juga mencerminkan bagaimana kompetisi Eropa menjadi panggung utama bagi Messi untuk menunjukkan kualitas terbaiknya. Dari La Liga hingga Liga Champions, Messi selalu tampil sebagai tokoh utama di setiap pertandingan besar. Dominasi gol tersebut menjadikannya salah satu ikon sepak bola Eropa.
Meski kini tidak lagi bermain di Eropa, catatan golnya di benua tersebut masih sulit disaingi pemain mana pun. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh Messi selama masa keemasannya di kompetisi elite dunia.
Selain di Eropa, Messi juga memiliki catatan gemilang di Benua Amerika. Total 156 gol telah ia ciptakan, dengan 92 di antaranya tercipta saat bermain di Amerika Serikat. Kontribusinya bersama Inter Miami dan Timnas Argentina membuatnya terus menjadi sorotan publik sepak bola di wilayah tersebut.
Di Asia, Messi mencetak 22 gol sepanjang kariernya. Salah satu momen paling berkesan tentu saat ia mencetak tujuh gol di Piala Dunia 2022, yang membawa Argentina meraih gelar juara dunia. Gol-gol tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Messi menuju trofi yang paling ia impikan.
Catatan gol di berbagai benua ini menegaskan bahwa Messi bukan hanya legenda di satu wilayah, melainkan sosok global yang pengaruhnya mencakup seluruh dunia sepak bola. Jika ingin melihat lebih banyak kisah inspiratif dari dunia olahraga, ikuti berita terlengkapnya hanya di ShotsGoal!