Competitions
Lothar Matthaus, mantan pemain Inter, memberikan saran kepada mantan klubnya. Menurutnya, Nerazzurri sebaiknya tidak membebani diri dengan target juara Liga Champions musim ini. Alih-alih, tim asuhan Cristian Chivu itu disarankan untuk memusatkan perhatian pada perburuan gelar Serie A yang lebih realistis.
Meski permulaan mereka di Liga Champions cukup meyakinkan dengan dua kemenangan bersih atas Ajax dan Slavia Prague, Matthaus tetap berpendapat bahwa Inter bukan termasuk favorit Juara. Ia menilai ada beberapa tim lain yang lebih kuat dan memiliki kedalaman skuad yang lebih baik untuk bersaing di dua turnamen sekaligus.
Tidak bisa dipungkiri, Inter telah menjadi kekuatan yang disegani di Eropa. Dua penampilan di Final Liga Champions dalam tiga tahun terakhir membuktikan bahwa tim ini mampu bersaing dengan elit Eropa. Meski kedua Final tersebut berakhir dengan kekalahan, perjalanan menuju Final saja sudah merupakan prestasi luar biasa.
Musim lalu, Inter kembali menunjukkan kualitasnya dengan melaju hingga Final sebelum akhirnya dikalahkan oleh PSG dengan skor telak 5-0. Pertandingan-pertandingan penting seperti saat melawan Bayern Munchen di Babak 16 Besar membuktikan bahwa Inter memiliki mentalitas dan taktik yang solid di tingkat Eropa.
Namun, Matthaus mengingatkan bahwa torehan istimewa tersebut tidak serta-merta menjadikan Inter sebagai favorit musim ini. PSG dan tim-tim besar lainnya dinilai masih memiliki kualitas yang lebih lengkap. Prestasi masa lalu harus menjadi motivasi, bukan beban, untuk melanjutkan perkembangan yang positif.
Nasihat Matthaus untuk memprioritaskan Serie A bukan berarti ia meragukan kemampuan Inter di Liga Champions. Sebaliknya, sebagai mantan pemain Inter, ia justru berharap tim bisa melaju sejauh mungkin di kompetisi elit Eropa tersebut. Namun, ia ingin Inter mengambil pendekatan yang lebih realistis dan strategis.
Pengalaman Matthaus di dunia sepak bola memberinya perspektif bahwa tim perlu memiliki target yang jelas dan terukur. Dengan fokus utama pada Scudetto, Inter bisa mengatur rotasi pemain dan strategi yang lebih optimal tanpa harus mengorbankan performa di kedua kompetisi.
Dengan persaingan Serie A yang semakin ketat, Inter tidak bisa membagi fokus secara berlebihan. Tim-tim seperti Juventus, AC Milan, dan Napoli terus mengintai setiap kesalahan. Konsentrasi penuh pada liga domestik akan memberikan peluang lebih besar untuk meraih gelar ketimbang berjuang di dua turnamen sekaligus.
Pada akhirnya, keputusan ada di tangan manajemen dan pelatih Cristian Chivu. Apakah akan mengikuti saran legenda seperti Lothar Matthaus atau tetap mempertahankan ambisi di kedua turnamen? Yang pasti, musim yang panjang membutuhkan perencanaan matang agar Inter bisa meraih kesuksesan maksimal. Simak terus berita sepak bola lainnya secara lengkap hanya di ShotsGoal!