Competitions
Luka Modric resmi bergabung dengan AC Milan pada musim panas lalu setelah 13 tahun membela Real Madrid. Kepindahannya dengan status transfer gratis ini menjadi babak baru dalam karier panjangnya sebagai pesepakbola. Meski banyak yang mengira ia akan pensiun setelah meninggalkan Madrid, Modric justru memutuskan tetap bermain karena merasa masih memiliki energi dan kontribusi besar di lapangan.
Bersama Rossoneri, Modric langsung menjadi bagian penting dalam struktur permainan tim. Pada usia 40 tahun, ia tampil sebagai starter dalam 13 laga Serie A musim ini, menunjukkan bahwa kualitasnya belum memudar. Performa stabilnya membantu Milan bertengger di puncak klasemen sementara.
Selain itu, Modric mencatatkan satu gol dan dua assist, membuktikan bahwa kreativitas dan visi bermainnya masih sangat berpengaruh, bahkan di usia yang sudah tidak muda lagi.
Luka Modric tidak menutupi bahwa ia sempat bermimpi mengakhiri karier di Real Madrid. Dalam beberapa kesempatan, ia mengatakan keinginan tulusnya adalah pensiun di klub yang telah memberinya begitu banyak prestasi.
Namun rencana itu tidak terwujud, dan Madrid membuat keputusan untuk melanjutkan proyek tanpa dirinya. Keputusan tersebut membuat Modric harus mencari langkah baru dalam kariernya, dan Milan menjadi tujuan yang paling ideal.
Ia memahami bahwa meninggalkan Madrid, klub dengan sejarah besar, adalah situasi yang tidak mudah bagi pemain mana pun. Namun, Modric menerima kenyataan itu dengan bijak dan memilih fokus pada kesempatan baru yang hadir di hadapannya.
Meski gagal pensiun di Madrid, Modric menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak menyesal bergabung dengan AC Milan. Ia menyebut bahwa Rossoneri adalah salah satu klub yang sejak lama ia impikan untuk dibela. Faktor sejarah dan reputasi menjadikan Milan sebagai pilihan terbaik setelah Real Madrid.
Modric merasa bahwa Milan sangat dekat dengan Madrid dalam hal tradisi dan mentalitas, sehingga ia percaya telah mengambil keputusan yang tepat. Pengalaman dan kualitasnya kini menjadi bagian penting dalam ambisi Milan untuk kembali ke papan atas Eropa.
Dengan performa konsisten dan perannya yang signifikan, Modric membuktikan bahwa pilihannya meninggalkan Madrid bukan langkah mundur, melainkan perjalanan berharga yang masih terus ia jalani dengan penuh kebanggaan. Pantau terus kabar sepak bola terbaru lainnya hanya di ShotsGoal, alternatif berita olahraga tercepat, dan paling terpercaya!