Competitions
Manchester United saat ini dikabarkan mengincar Dominic Calvert-Lewin yang saat ini berstatus bebas transfer usai kontraknya di Everton habis. Meski dia tampaknya merupakan penyerang yang menjanjikan, ada beberapa alasan yang menyebabkan pembelian ini beresiko. Apa resiko yang dimaksud?
Kendati diakui punya kualitas jika dalam kondisi fit, Calvert-Lewin memiliki catatan cedera yang sering mengganggu performanya. "Jangan salah, ketika ia fit, Dominic Calvert-Lewin telah membuktikan bahwa ia pemain yang fantastis bagi Everton," sebut mantan penyerang Liverpool, Emile Heskey. Namun di sisi lain, durasi waktu yang banyak dihabiskan sang striker di ruang perawatan menjadi sinyal peringatan bagi Manchester United.
"Akan tetapi, dia menghabiskan banyak waktunya di ruang perawatan karena cedera. Saya rasa Manchester United berjudi besar untuk mendatangkan pemain seperti itu," ujarnya dengan tegas. Masalah kebugaran itu bukan hal sepele mengingat tuntutan intensitas liga dan kebutuhan Manchester United yang ingin memiliki penyerang andal yang bisa tampil reguler sepanjang musim.
Cedera yang rawan sering menimpa Calvert-Lewin dikhawatirkan akan menjadi beban tersendiri bagi tim, yang membutuhkan stabilitas di lini depan. Hal ini menjadi alasan kuat bagi beberapa analis dan pengamat sepak bola untuk menilai transfer tersebut sebagai berisiko besar bagi Manchester United yang kini sedang membangun kembali kekuatan timnya pasca musim yang mengecewakan.
Dalam wawancara eksklusif lain, Heskey menegaskan bahwa Manchester United perlu fokus mencari striker yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga mampu konsisten di lapangan. Ia menyinggung bahwa meskipun nama seperti Calvert-Lewin, Jamie Vardy, dan Callum Wilson masuk dalam daftar pemain bebas transfer yang diincar, tidak semua cocok atau layak untuk posisi yang sangat krusial tersebut.
"Saya tidak melihat transfer tersebut sebagai langkah yang bijaksana. Penyerang ini punya talenta, tapi masalah cederanya sangat mengkhawatirkan," jelasnya. Heskey juga menyinggung performa MU yang melempem pada musim 2024-2025, dengan finis di posisi 15 Premier League dan kesulitan mencetak gol. Menurutnya, klub harus memprioritaskan transfer dengan hitungan matang, jangan sampai malah memilih opsi yang hanya memperburuk masalah karena inkonsistensi pemain. Ia berharap Manchester United bisa melakukan perekrutan yang mampu memberikan tambahan kekuatan dan bukan malah menambah masalah baru.
Apakah Manchester United mau mengambil resiko yang akan diterima dengan mendatangkan Dominic Calvert-Lewin atau mencari opsi lain? Jangan lewatkan berita dan update terbaru seputar sepak bola lainnya di ShotsGoal!