Competitions
Manchester United baru-baru ini kembali menelan kekalahan di Premier League, usai kalah 3-1 melawan Brentford. Hasil tersebut membuat Manchester United hanya mengoleksi tujuh poin dari enam laga, membuat mereka terpuruk di peringkat ke-14. Yang lebih parah, Setan Merah kini hanya berjarak empat poin dari zona degradasi.
Berdasarkan analisis Opta, Manchester United diprediksi cuma bakal mengumpulkan 48 poin di akhir musim. Angka ini cuma lima poin lebih baik dari musim lalu yang jadi musim terburuk mereka dalam sejarah.
Yang membuat prediksi ini lebih merinding, prediksi Opta menunjukkan West Ham United akan terdegradasi di peringkat ke-16 dengan hanya mengumpulkan 37 poin. Itu artinya, Manchester United cuma berjarak 10 poin dari zona merah. Situasi ini jelas tidak ideal untuk klub sebesar Manchester United.
Hal ini diperparah dengan rekam jejak Manchester United dalam beberapa laga terakhir Premier League. Dalam 10 laga terakhir di Premier League (termasuk empat laga terakhir musim lalu), Manchester United cuma menang dua kali. Jika terus mempertahankan performa seperti ini, mimpi buruk degradasi bisa jadi kenyataan untuk Manchester United.
Pelatih Ruben Amorim kini berada dalam tekanan berat untuk membalikkan performa negatif klub. Banyak yang meragukan kemampuannya untuk membalikkan situasi. Spekulasi tentang pemecatannya semakin santer.
Tapi Amorim bilang dia tidak takut dipecat. "Saya tidak pernah khawatir soal pekerjaan saya. Saya bukan tipe orang yang memikirkan hal tersebut," katanya saat konferensi pers baru-baru ini. Tapi kata-kata saja tidak cukup, para penggemar kini butuh hasil nyata di lapangan.
Krisis di Old Trafford kini benar-benar mencapai titik paling mengkhawatirkan. Pertandingan-pertandingan selanjutnya jadi penentu nasib Ruben Amorim. Kalau hasil tidak membaik, manajemen Manchester United mungkin akan melakukan pergantian pelatih. Ikuti terus kelanjutan beritanya secara lengkap hanya di ShotsGoal!