Competitions
Marc-Andre ter Stegen saat ini menghadapi persimpangan di kariernya. Pelatih Barcelona, Hansi Flick, telah mengatakan jika dirinya tidak menjadi starter di musim depan, membuat masa depannya di Barcelona menjadi abu-abu.
Meskipun ter Stegen adalah kapten tim dan dianggap sebagai salah satu kiper terbaik di dunia, Flick telah memberitahunya bahwa ia tidak akan menjadi starter. Situasi ini muncul setelah Barcelona mendatangkan Joan Garcia, seorang kiper berusia 24 tahun dari Espanyol, yang diminta secara khusus oleh Flick. Garcia diharapkan menjadi kiper utama, sementara Wojciech Szczesny, yang kontraknya juga diperpanjang selama dua musim, akan mengisi posisi kiper kedua.
Bahkan, ter Stegen absen dari sesi latihan pra-musim pertama pada hari Senin, 14 Juli 2025, serta dilaporkan berlatih sendirian di gym. Meskipun penjelasan resminya adalah ketidaknyamanan punggung, banyak yang menduga bahwa ini adalah tanda ketidaknyamanan ter Stegen dengan persaingan baru di posisi penjaga gawang.
Di tengah ketegangan ini, beberapa klub mulai menunjukkan minat terhadap ter Stegen, dengan Galatasaray menjadi salah satu peminat serius. Klub Turki tersebut dilaporkan telah menawarkan kontrak empat tahun dengan kenaikan gaji yang signifikan, asalkan ter Stegen dapat bergabung secara gratis.
Galatasaray diklaim bersedia membayar lebih dari gajinya saat ini yang dilaporkan sebesar 8 juta Euro per tahun. Mereka secara aktif berkomunikasi dengan pihak ter Stegen dan siap menunggu, namun juga menyadari bahwa waktu terus berjalan. Selain Galatasaray, Manchester United dan Inter juga memantau situasi ter Stegen.
Manchester United sendiri dikabarkan sedang mencari perbaikan di posisi kiper setelah performa Andre Onana yang buruk dan cederanya. Namun, ter Stegen telah menolak tawaran sebelumnya dan bersikeras untuk tetap bertahan di Barcelona dan memperjuangkan tempatnya.
Sang kiper sendiri dikabarkan merasa marah dan dikhianati oleh klub, terutama karena dugaan kebocoran informasi internal yang merusak reputasinya. Ia merasa Barcelona sengaja menciptakan narasi negatif mengenai konflik di ruang ganti, yang pada akhirnya bertujuan untuk menyingkirkannya.
Dia yakin bahwa kebocoran ini adalah upaya yang disengaja untuk merusak citranya, yang tidak dapat ia terima. Namun, ia bertekad memperjuangkan tempatnya agar bisa mempertahankan posisinya sebagai kiper utama Jerman untuk Piala Dunia 2026.
Bagaimana nasib Marc-Andre ter Stegen untuk musim 2025-2026 nanti? Jangan lewatkan berita dan update terbaru seputar sepak bola lainnya di ShotsGoal!