Momen-Momen Penalti Terburuk Lionel Messi Sepanjang Kariernya

Momen-Momen Penalti Terburuk Lionel Messi Sepanjang Kariernya

Lionel Messi sering dianggap sebagai pemain hampir sempurna di kariernya. Tetapi, secara statistik, tembakan penalti ternyata menjadi salah satu kelemahannya. Dari 142 penalti sepanjang karier, 31 diantaranya gagal. Rasio 78% sebenarnya cukup bagus, tapi tidak untuk standar pemain sekelas Messi. Dan, beberapa kegagalan tersebut justru terjadi di momen paling penting. Momen apa saja itu?

Kegagalan di Level Klub

Messi sangat beringas pada tahun 2012. Dalam satu tahun kalendar tersebut, Messi mencatatkan sejarah dengan mencatatkan 91 gol. Menariknya, Messi mencatatkan jumlah gol tersebut hanya dalam 69 laga untuk klub atau negara, yang berarti dia mencatatkan satu gol tiap 0,76 laga.

Tetapi, di saat-saat genting, dia justru gagal mencetak gol dari titik putih. Pada laga Leg Dua Semi-Final Liga Champions 2011-2012 melawan Chelsea, Messi justru gagal mencetak gol dari titik putih. Kegagalan ini berujung dengan gagalnya Barcelona lolos ke Babak Final. Messi sendiri mengaku ini adalah luka terbesar dalam kariernya.

Saat bermain untuk PSG, Messi kembali gagal penalti lawan Real Madrid di Liga Champions 2021-2022. Thibaut Courtois dengan mudah menepis tendangannya. Kegagalan ini memicu kritik pedas, terutama karena terjadi di panggung Eropa. Bahkan di MLS bersama Inter Miami, Messi masih sesekali gagal. Saat melawan Charlotte FC musim ini, percobaan Penalti Panenkanya digagalkan kiper lawan. Tapi kegagalan ini cepat terlupakan karena performa tim yang tetap solid dan berhasil memimpin klasemen.

Drama Penalti di Argentina

Tetapi momen-momen kegagalan Messi yang paling diingat terjadi bersama tim nasional Argentina. Momen paling menyedihkan terjadi di Final Copa America Centenario 2016. Tendangan penalti Messi melayang jauh di atas mistar, menyebabkan Argentina tumbang dari Chile lewat Adu Penalti. Kekecewaan ini begitu dalam hingga membuatnya mengumumkan pensiun dari tim nasional, meski akhirnya membatalkannya.

Kegagalan beruntun bersama Argentina sempat membuat Messi frustasi. Setelah pensiun singkat, ia memutuskan kembali membela Argentina. Perjalanannya tak langsung mulus, karena di Piala Dunia 2018, Messi lagi-lagi gagal penalti saat Argentina menghadapi Islandia. Tendangannya yang mudah dibaca kiper Hannes Halldorsson berujung pada hasil imbang yang mengecewakan. Penampilan Argentina di bawah Sampaoli memang tampak kacau, dan Messi terlihat terbebani tekanan.

Justru di masa-masa sulit itulah karakter Messi terbentuk. Kegagalan-kegagalan penalti tersebut membuatnya belajar mengelola tekanan dan akhirnya menjadi pemimpin yang membawa Argentina meraih gelar tertinggi, yaitu gelar Piala Dunia 2022. Transformasi mentalnya inilah yang paling dihargai fans.

Transformasi Sang Legenda

Dari semua kegagalan tersebut, Messi justru menunjukkan jiwa besar. Setiap kali jatuh, ia bangkit lebih kuat. Buktinya, di Piala Dunia 2022 ia tampil percaya diri dalam setiap eksekusi penalti, termasuk di Final yang bersejarah.

Yang patut diacungi jempol adalah kemampuan Messi belajar dari kesalahan. Dari pemain yang kerap gagal di momen penting, ia berubah menjadi pengeksekutor yang andal ketika tim benar-benar membutuhkan. Ini membuktikan bahwa bahkan legenda pun perlu proses untuk menjadi sempurna.

Kisah perjalanan Lionel Messi dengan penalti mengajarkan bahwa kegagalan bukan akhir segalanya. Justru dari situlah karakter sesungguhnya terbentuk. Simak terus berita sepak bola lainnya secara lengkap hanya di ShotsGoal!

Headlines

Enrique Riquelme Sesumbar Akan Datangkan Erling Haaland ke Real Madrid!
Real Madrid Siap Gelontorkan Dana 150 Juta Euro untuk Michael Olise!
David Sullivan Mundur Sebagai Direktur West Ham United Karena Berurusan dengan Masalah Pribadi
Kalahkan Nice dengan Skor 3-1, Lens Akhirnya Raih Gelar Coupe de France Pertama dalam Sejarah Klub!
Wali Kota New York Umumkan 1.000 Tiket Piala Dunia 2026 yang Terjangkau untuk Warga New York!
Unai Emery Sebut Pep Guardiola Pelatih Terhebat di Dunia Saat Ini
Paulo Dybala Dihadapkan Pilihan Sulit Jelang Derby Panas Roma
Musim Paul Pogba Berakhir Pahit di Monaco Tanpa Penampilan Terakhir
Masa Depan Andre Onana Mulai Terarah Setelah Bersinar di Turki
Del Piero Terkesan dengan Bakat Kenan Yildiz Jelang Piala Dunia 2026
Declan Rice Bongkar Kunci Kekompakan Timnas Inggris Menuju Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo Kembali Tersandung Kekecewaan di Al Nassr
Chelsea Selangkah Lagi Resmikan Xabi Alonso Sebagai Pelatih Baru
Bryan Mbeumo Bungkam Keraguan Setelah Antar MU ke Liga Champions
Antoine Semenyo Ukir Malam Bersejarah Bersama Manchester City
Max Allegri dan Igli Tare Tetap Fokus Latihan di Tengah Isu Pemecatan
Declan Rice Siap Hadapi Tekanan Besar Suporter Inggris di Piala Dunia 2026
Cedera Punggung Parah, Matthijs de Ligt Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026
Bruno Fernandes Kecewa Declan Rice Lebih Memilih Arsenal
Bruno Fernandes Bidik Rekor Ronaldo dan Rooney di Manchester United
Manchester United Rilis Jersi Musim 2026-2027, Bernuansa Era 1970-an
Gokil! Halftime Show Final Piala Dunia 2026 Hadirkan Madonna Shakira dan BTS
Florentino Perez Bela Kylian Mbappe dan Sebutnya Pemain Terbaik Real Madrid
Federico Valverde Mulai Tak Nyaman di Madrid, Setan Merah Siap Pantau Situasi
Cristian Chivu Langsung Bawa Inter Milan Raih Dua Gelar di Musim Perdana
Allegri Dikabarkan Ingin Tinggalkan AC Milan Usai Konflik dengan Ibrahimovic!
Wali Kota London Berharap Tottenham Turun Kasta Demi Hindari Kerugian Warga
Neymar Masuk Skuad Sementara Brasil untuk Piala Dunia 2026
Michael Olise Kalahkan Kylian Mbappe di UNFP Awards 2026
Manchester United Ditahan Sunderland, Joshua Zirkzee Dihujani Kritik Brutal!
Los Blancos Siapkan Perubahan Besar! Mourinho Dikaitkan dengan Comeback ke Madrid
Liverpool Abadikan Diogo Jota dan Andre Silva Lewat Memorial Forever 20 di Anfield
Lamine Yamal Panas Usai Komentar Bellingham di Tengah Euforia Juara Barcelona!
Chelsea Gercep Cari Pelatih Baru, Alonso dan Iraola Masuk Radar Utama
Aturan Bola Mati di Piala Dunia 2026 Diperketat Usai Laga Arsenal vs West Ham
Arsenal Diminta Tetap Stay Humble di Tengah Perburuan Gelar Premier League
Xabi Alonso dan Penyesalan Besar di Kursi Pelatih Real Madrid
Messi Ungkap Fakta Indah di Balik Rivalitas dengan Ronaldo
Chelsea Fokus Tumbangkan Liverpool Sebelum Pikirkan Final FA Cup
Cristiano Ronaldo Balas Ejekan Messi dengan Aksi Kocak di Lapangan
Gacor! Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik Versi Wartawan Inggris Musim Ini
Magis Unai Emery di Liga Europa yang Terus Menelan Korban
Barcelona Siap Rayakan Gelar La Liga! Dua Skenario Besar Sudah Disiapkan
Arteta Pastikan Arsenal Masih Lapar Hadapi Fulham di Emirates
Antonio Rudiger Terlibat Pertikaian Sengit di Latihan Real Madrid
Real Madrid Tetapkan Harga Tinggi untuk Bintang Muda Gonzalo Garcia
Jamie Vardy Masuk Opsi Kembali ke Leicester di Tengah Krisis Klub
Luka Modric Cedera Parah dan Akhiri Musim Lebih Cepat Bersama AC Milan
Jamie Carragher Klaim Michael Carrick Sangat Layak Jadi Manajer Permanen Man United!
Chelsea Bidik Andoni Iraola untuk Proyek Kebangkitan Tim