Competitions
Brasil baru saja mengumumkan skuadnya untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Cile dan Bolivia. Menariknya, pelatih Carlo Ancelotti memutuskan mencoret nama Neymar Junior dari skuad. Ancelotti menyatakan pencoretan ini disebabkan oleh cedera kecil yang dialami Neymar pekan lalu. Namun, sang pemain sendiri membantah alasan tersebut dan meyakini bahwa keputusan ini murni bersifat teknis.
Data performa Neymar bersama Santos menunjukkan bahwa pemain berusia 33 tahun ini sebenarnya dalam kondisi yang cukup fit. Sejak pulih dari cedera hamstring, ia hanya absen dua kali dari 12 pertandingan Santos di Liga Brasil, dan itu pun karena skorsing bukan cedera. Bahkan setelah comeback dari kartu merah melawan Fortaleza, Neymar selalu tampil penuh dalam delapan pertandingan terakhirnya.
Ancelotti menegaskan bahwa tim membutuhkan Neymar dalam kondisi fisik terbaik untuk Piala Dunia 2026. "Kita semua tahu dia. Kami butuh dia dalam kondisi fisik terbaik sehingga dia bisa membantu di Piala Dunia 2026 nanti," ujar Ancelotti. Namun, Neymar membantah dengan menyatakan bahwa kondisi fisiknya baik-baik saja dan hanya mengalami pembengkakan kecil yang tidak serius di otot paha.
"Memang masih ada bengkak di otot pahaku, tapi itu hanya masalah kecil tidak serius," ungkapnya kepada Globo, media Brasil. Ia justru meyakini bahwa keputusannya untuk tidak dipanggil berkaitan dengan alasan-alasan teknis yang tidak dijelaskan secara detail oleh Ancelotti. "Ini toh keputusan pelatih, dan aku menghormatinya," ujar Neymar yang telah lama menjadi tokoh kunci di Brasil.
Pencoretan Neymar dari skuad Brasil menimbulkan pertanyaan tentang masa depannya bersama Selecao. Sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil, keahlian dan pengalamannya sulit digantikan. Namun, dengan munculnya generasi muda seperti Vinicius Junior dan Raphinha, Ancelotti mungkin sedang membangun tim untuk masa depan.
Neymar sebelumnya pernah menyatakan bahwa dirinya masih memiliki peran penting untuk Brasil, terutama dalam membantu transformasi permainan tim. Ia bahkan bersedia beralih peran menjadi gelandang serang untuk memperpanjang kariernya di Brasil.
Kita lihat apakah perjudian Carlo Ancelotti ini berhasil atau tidak. Jangan lewatkan berita dan update terbaru seputar sepak bola lainnya di ShotsGoal!