Competitions
Cal Newsome biasa memotong rambut pemain sepak bola di Premier League. Ketika mendapatkan momen mencukur rambut Cristiano Ronaldo, Cal merasa sangat bahagia. Cal adalah pemilik Bull & Co Barbershop di Bridgnorth yang telah membangun hubungan baik dengan banyak pemain sepak bola profesional.
Kegiatannya sering memangkas rambut pemain di Premier League terjadi karena ada kedekatan dengan beberapa penggawa Wolverhampton Wanderers pada 2019. Wolves punya banyak pemain asal Portugal ketika itu dan kemudian membawanya kepada Diogo Dalot dari Manchester United. Di sana hal itu semua dimulai.
Dalot kemudian mengirimkan pesan teks kepada Cal pada jeda internasional beberapa hari lalu. Dalot, yang bermain untuk Timnas Portugal, mengundang Cal ke Irlandia dan mengatakan bahwa mau memotong rambut bersama Ronaldo. Undangan ini menjadi kesempatan emas bagi Cal.
"Saya telah membangun hubungan yang cukup baik dengan sebagian besar pemain, khususnya Dalot. Dia tahu... betapa aku mencintai Ronaldo," kata Cal kepada BBC. Portugal saat itu bertandang ke markas Irlandia untuk lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, Jumat (14/11/2026) dini hari WIB.
"Saya batalkan semua rencana, kemudian pergi ke sana (Irlandia), pergi ke hotel, dan memotong rambut mereka berdua, lalu saya tinggal di hotel dan terbang kembali keesokan harinya," Cal menjelaskan. Keputusan spontan ini membawanya pada pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan seumur hidupnya.
Meskipun Portugal kalah 0-2 dari Irlandia dalam pertandingan kualifikasi tersebut, momen yang dialami Cal justru menjadi kenangan manis. Perjalanan kilatnya ke Irlandia berhasil memberikannya pengalaman bertemu dan memotong rambut idolanya.
Cal menyatakan bahwa Ronaldo adalah sosok yang rendah hati. Keduanya bahkan bisa bicara tentang apa saja. "Jujur saja, kami bicara tentang apa saja selain sepakbola... Saya bahkan tidak bilang kalau saya penggemar Manchester United... mereka tidak suka bicara tentang sepak bola sepanjang waktu," ujarnya.
"Saat mereka potong rambut, itu hampir seperti tempat aman yang jauh dari sepak bola." Pernyataan ini menunjukkan bahwa Ronaldo menganggap sesi potong rambut sebagai waktu untuk bersantai dan melepas penat dari dunia sepakbola.
"Kami hanya berbicara tentang kehidupan keluarga; dia bertanya tentang keluarga saya, dan kami banyak berbicara tentang kehidupannya di Saudi dan betapa berbedanya budaya di sana dengan Eropa," Cal menyampaikan. Percakapan personal ini menunjukkan sisi manusiawi Ronaldo yang jarang terlihat oleh publik.
Bagi Cal, pengalaman ini bukan sekadar tentang bertemu dengan bintang sepak bola ternama, tetapi juga tentang membangun hubungan manusiawi yang autentik. Kemampuan Ronaldo untuk membuat orang lain merasa nyaman menjadi pelajaran berharga baginya.
Hubungan baik yang dibangun Cal dengan para pemain sepak bola melalui profesinya sebagai tukang cukur membuktikan bahwa keahlian khusus dapat membuka pintu ke dunia yang tidak terduga. Dedikasinya dalam pekerjaan telah memberinya akses ke lingkaran dalam dunia sepak bola.
Pengalaman Cal dengan Ronaldo juga menunjukkan bahwa di balik statusnya sebagai superstar dunia, Ronaldo tetap merupakan pribadi yang sederhana dan mudah bergaul. Jika ingin melihat lebih banyak kisah inspiratif dari dunia olahraga, ikuti berita terlengkapnya hanya di ShotsGoal!