Competitions
Real Madrid tengah berada dalam periode sulit yang membuat persaingan papan atas LaLiga berubah arah. Dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi, Los Blancos hanya mampu meraih dua kemenangan. Hasil tersebut tentu jauh dari standar klub sebesar Real Madrid yang terbiasa bersaing di level tertinggi.
Di kompetisi domestik, situasinya bahkan lebih mengkhawatirkan. Sejak kemenangan telak 4-0 atas Valencia pada awal November, Madrid gagal meraih kemenangan dalam empat laga LaLiga beruntun. Kekalahan terbaru dari Celta Vigo dengan skor 0-2 semakin menegaskan penurunan performa tim asuhan Xabi Alonso tersebut.
Rentetan hasil negatif itu membuat Madrid hanya mengoleksi tiga poin dari maksimal 12 poin yang tersedia. Tekanan pun kian besar, baik kepada pemain maupun staf pelatih. Krisis ini membuka peluang bagi rival-rivalnya, terutama Barcelona, untuk mengambil keuntungan dalam perburuan gelar liga musim ini.
Situasi sulit yang dialami Real Madrid membuat Barcelona kini berada dalam posisi yang lebih nyaman di klasemen sementara LaLiga. Blaugrana memimpin dengan keunggulan empat poin dari rival abadinya tersebut. Jarak ini memberi keuntungan psikologis bagi Barcelona dalam persaingan menuju akhir musim.
Meski demikian, pelatih Barcelona Hansi Flick menegaskan bahwa keunggulan tersebut bukan alasan bagi timnya untuk terlena. Ia menilai kompetisi masih panjang dan segalanya bisa berubah dalam waktu singkat. Flick memahami betul bahwa konsistensi adalah kunci utama untuk mempertahankan posisi puncak.
Barcelona sendiri masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Performa tim belum sepenuhnya stabil, terutama dalam hal efektivitas serangan dan menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Flick ingin para pemainnya tetap rendah hati dan terus meningkatkan kualitas permainan tanpa terpengaruh kondisi rival.
Hansi Flick menegaskan bahwa Barcelona tidak ingin terlalu memikirkan kondisi Real Madrid. Menurutnya, fokus utama tim adalah memperbaiki performa sendiri dan menjaga identitas permainan yang sedang dibangun. Flick percaya hasil positif akan datang jika Barcelona konsisten bekerja keras.
Pelatih asal Jerman itu juga menekankan pentingnya menjaga mentalitas tim. Berada di puncak klasemen justru menuntut tanggung jawab lebih besar, karena setiap lawan akan tampil ekstra termotivasi saat menghadapi Barcelona. Oleh sebab itu, Flick menuntut fokus penuh di setiap laga.
Dengan jadwal padat dan tantangan di berbagai kompetisi, Barcelona dituntut tetap solid secara fisik dan mental. Flick ingin timnya melangkah selangkah demi selangkah, tanpa euforia berlebihan. Bagi Barcelona, krisis Madrid hanyalah latar belakang, sementara target utama tetap memenangkan pertandingan demi pertandingan. Nantikan terus update eksklusif seputar sepak bola menarik lainnya hanya di ShotsGoal!