Competitions
Portugal resmi menjadwalkan pertandingan uji coba melawan Amerika Serikat pada Maret mendatang sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Dunia 2026. Laga ini disebut-sebut bisa menjadi momen kembalinya Cristiano Ronaldo ke tanah Amerika setelah lebih dari 12 tahun.
Menurut laporan The Athletic pada Senin (17/11/2025), duel ini akan digelar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta. Kedua federasi telah mencapai kesepakatan dan kini hanya menunggu pengumuman resmi. Stadion megah tersebut dipilih karena kapasitas besar dan atmosfer kompetitif yang mendukung laga persahabatan kelas dunia.
Kesepakatan pertandingan ini diperoleh setelah Portugal memastikan tiket langsung ke Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 9-1 atas Armenia. Karena tak perlu melalui babak playoff, Portugal memiliki 'waktu luang' yang ideal untuk mengisi agenda dengan uji coba berkualitas tinggi.
Jika Cristiano Ronaldo ikut serta dalam laga ini, maka ia akan mengakhiri penantian hampir 12 tahun untuk kembali merumput di Amerika Serikat. Penampilan terakhirnya di sana terjadi pada 2 Agustus 2014 ketika membela Real Madrid melawan Manchester United di Michigan Stadium yang dipadati 109.318 suporter. Momen itu menjadi salah satu pertandingan pramusim terbesar sepanjang sejarah.
Dua bulan sebelumnya, tepatnya pada 10 Juni 2014, Ronaldo juga bermain di MetLife Stadium bersama Portugal dalam rangka persiapan menuju Piala Dunia 2014. Saat itu, Portugal tampil perkasa dengan menghajar Republik Irlandia 5-1. Kedua laga tersebut menjadi jejak terakhir Ronaldo di AS sebelum absen selama lebih dari satu dekade.
Absennya Ronaldo makin diperpanjang setelah munculnya kasus kriminal yang dialamatkan kepadanya. Harian Jerman Der Spiegel pernah memberitakan dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Ronaldo dan Kathryn Mayorga pada 2009 di Las Vegas. Sejak kasus tersebut mencuat, tim-tim yang dibela Ronaldo tidak pernah lagi tampil di AS.
Ronaldo sejak awal terus membantah keterlibatannya dalam kasus tersebut, dan sampai saat ini belum ada tuntutan resmi yang diajukan pengadilan setempat terhadap dirinya. Meski begitu, pemberitaan tersebut membawa efek jangka panjang yang membuat AS tidak lagi menjadi destinasi bagi Ronaldo maupun tim yang ia bela. Situasi ini menambah lapisan drama dalam perjalanan karier salah satu pesepakbola terbesar dunia.
Portugal pun tampak berhati-hati dalam menetapkan agenda pertandingan di negara tersebut. Selama bertahun-tahun, setiap rencana yang melibatkan Amerika Serikat selalu dipengaruhi oleh isu hukum yang belum sepenuhnya mereda. Hal itu membuat potensi kembalinya Ronaldo kini menjadi sorotan besar.
Kembalinya Ronaldo ke AS, jika terjadi, sangat mungkin menjadi headline dunia olahraga. Penonton, media, dan penggemar global akan memberi perhatian besar karena ini bukan sekadar laga uji coba, tetapi momen bersejarah bagi CR7.
Sementara bagi Amerika Serikat, pertandingan melawan Portugal menjadi ujian penting sebelum tampil sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026. Tim yang kini dilatih Mauricio Pochettino tersebut telah menjalani banyak laga uji coba melawan negara dari berbagai benua selama setahun terakhir, namun belum pernah menghadapi tim elite Eropa.
Uji coba ini juga akan memberikan gambaran sejauh mana kesiapan tim dalam menghadapi atmosfer turnamen berlevel tinggi. Pochettino dinilai ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menilai kedalaman skuat dan respons para pemain menghadapi tim papan atas seperti Portugal.
Pertandingan ini, selain menarik dari sisi teknis, juga memicu antusiasme tinggi karena kemungkinan besar menjadi panggung kembalinya Ronaldo. Dunia sepak bola pun menanti apakah sang megabintang benar-benar akan kembali menginjakkan kaki di Amerika Serikat setelah lebih dari satu dekade. Simak terus berita sepak bola terbaru lainnya secara lengkap hanya di ShotsGoal!