Competitions
Senne Lammens memang baru bergabung dengan Manchester United pada bursa transfer musim panas ini. Meski awalnya tak terlalu diperhitungkan, performanya justru mencuri perhatian setelah diberi debut oleh Ruben Amorim di tim utama. Dalam beberapa laga terakhir, ia tampil percaya diri dan memberikan pertahanan yang solid bagi Setan Merah. Penampilan impresifnya membuat para fans MU mulai jatuh hati kepada kiper asal Belgia tersebut. Mereka pun menciptakan nyanyian khusus yang menyebut Lammens sebagai Schmeichel yang menyamar. Julukan itu mengacu pada Peter Schmeichel, ikon besar yang pernah membawa Manchester United meraih kejayaan. Ia kini menjadi salah satu pembicaraan hangat di antara para pendukung MU yang berharap ia bisa menjadi penerus kiper-kiper legendaris Old Trafford.
Saat dimintai komentar oleh BBC Sports, Lammens mengaku sudah mendengar sorakan para fans yang menyamakannya dengan Schmeichel. Namun ia dengan tegas menegaskan bahwa dirinya bukanlah Schmeichel baru yang sedang menyamar. Menurutnya, meski nyanyian itu membuatnya bangga, ia tidak ingin terlena oleh pujian. Ia memilih tetap fokus pada permainan dan perkembangan dirinya sebagai penjaga gawang. Sikap rendah hati ini memperlihatkan bahwa ia memiliki kepribadian yang kuat untuk meniti karier di klub sebesar Manchester United.
Lammens juga menyebut bahwa saat pertandingan berlangsung, ia jarang mendengar chant tersebut karena fokus pada jalannya laga. Namun setelah pertandingan, ia menyaksikan tayangan ulang dan menyadari betapa besar dukungan fans kepadanya.
Lammens mengakui bahwa disamakan dengan Peter Schmeichel adalah kehormatan besar baginya. Sang legenda merupakan salah satu kiper terbaik yang pernah ada, dan menjadi bagian penting dari sejarah Manchester United.
Meski demikian, Lammens menyebut dirinya masih sangat jauh dari level Schmeichel. Ia merasa masih harus bekerja keras, memperbaiki banyak aspek, dan menunjukkan konsistensi di setiap kesempatan bermain.
Ia berharap suatu hari nanti bisa menjadi kiper yang sama tangguhnya seperti Schmeichel, sekaligus memberi rasa aman di bawah mistar bagi Manchester United dalam jangka panjang. Hingga saat ini, Senne Lammens telah mencatatkan satu clean sheet dari tiga pertandingan pertamanya bersama Manchester United. Catatan tersebut memberi optimisme bahwa ia bisa menjadi pilihan utama Amorim jika terus tampil solid.
Dengan dukungan penuh para suporter dan kepercayaan dari pelatih, Senne Lammens semakin termotivasi menunjukkan kemampuan terbaiknya. Jika perkembangan positif ini berlanjut, bukan tidak mungkin ia benar-benar menjadi kiper masa depan Manchester United. Simak terus berita sepak bola lainnya secara lengkap hanya di ShotsGoal!