Competitions
Timnas Indonesia menghadapi kerugian besar setelah penyerang andalannya, Ole Romeny, dipastikan absen karena cedera patah tulang kaki yang dideritanya saat membela Oxford United di Piala Presiden 2025.
Cedera Ole Romeny menimbulkan kerugian besar bagi Timnas Indonesia, terutama karena posisinya sebagai ujung tombak yang sangat penting. Pemain berusia 25 tahun itu mengalami cedera saat membela klubnya, Oxford United, melawan Arema FC pada Piala Presiden 2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada 8 Juli 2025.
Insiden tersebut terjadi akibat tekel keras dari winger Arema FC, Paulinho Moccelin, yang membuat Romeny tidak dapat melanjutkan pertandingan dan harus menjalani operasi pada Kamis (17/7/2025). "Kehilangan Ole adalah kerugian yang cukup besar. Sosok nomor 9 yang selama ini dicari oleh Timnas Indonesia ada pada Ole," kata Erwan.
Ketajaman Romeny telah terbukti dengan catatan tiga gol dalam empat pertandingan terakhir bersama Timnas Indonesia, termasuk saat melawan Australia, Bahrain, dan Cina. Absennya pemain dengan profil seperti Romeny menciptakan lubang besar yang sulit untuk ditambal di lini depan Timnas.
Di tengah situasi sulit ini, nama Ragnar Oratmangoen muncul sebagai solusi alternatif bagi lini serang Timnas Indonesia. Erwan Hendarwanto menyarankan agar Ragnar bisa kembali dicoba di posisi Ole Romeny, meskipun karakter bermainnya berbeda dari Ole Romeny.
Ragnar Oratmangoen dianggap sebagai pemain yang bisa bermain fleksibel di lini depan Timnas Indonesia dan memiliki pengalaman bermain di Eropa yang dapat diandalkan. Meskipun Ragnar mengandalkan kecepatan, Erwan Hendarwanto menyoroti kelebihannya dalam penjagaan bola yang kuat.
Kemampuan ini dinilai penting agar Timnas Indonesia tidak cepat kehilangan bola saat menyerang. "Striker-striker yang ada cenderung mengandalkan kecepatan. Mungkin Ragnar Oratmangoen bisa kembali dicoba di posisi Ole Romeny," ujar Erwan Hendarwanto.
Meskipun Ragnar Oratmangoen diusulkan sebagai pengganti, ada tantangan tersendiri karena ia juga masih dalam masa pemulihan dari cedera. Informasi mengenai cederanya menunjukkan bahwa ia sedang dalam proses recovery. Hal ini menjadi perhatian karena Timnas Indonesia akan membutuhkan pemain dalam kondisi terbaik untuk menghadapi pertandingan krusial.
"Tetapi kabarnya Ragnar Oratmangoen juga masih dalam masa pemulihan dari cedera. Tentu harapannya Ragnar bisa cepat kembali ke lapangan dan bermain lagi," sambungnya. Pemulihan yang cepat dan optimal akan sangat penting mengingat kehadirannya akan sangat dibutuhkan saat Timnas Indonesia menghadapi laga-laga berat di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Tanpa Romeny, setiap opsi penyerang yang tersedia harus dalam kondisi prima. Kondisi cedera pemain merupakan bagian dari badai cedera yang dihadapi Timnas Indonesia. Oleh karena itu, percepatan pemulihan Ragnar menjadi krusial untuk memastikan Timnas dapat tampil dengan kekuatan terbaik yang tersedia di lini depan.