Competitions
Trent Alexander-Arnold akan kembali ke Anfield untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan Real Madrid. Pemain asal Liverpool ini akan melihat apakah waktu bisa menyembuhkan luka di hati para pendukungnya. Keputusannya meninggalkan klub masa kecil sempat menimbulkan kemarahan besar di kalangan fans.
Musim panas lalu, ia mengumumkan akan pergi di akhir kontraknya, dan fans menanggapinya dengan sorakan saat laga melawan Arsenal. Padahal, sosok berusia 27 tahun itu berjasa besar membawa gelar Premier League ke Anfield. Kini, setelah pulih dari cedera hamstring, ia siap tampil di Liga Champions melawan mantan klubnya.
Trent punya kesempatan emas untuk menunjukkan apa yang sebenarnya hilang dari Liverpool musim ini. Performanya bisa menjadi pengingat mengapa ia dulu begitu dicintai di kota kelahirannya. Semua mata di Anfield akan tertuju padanya malam itu.
Banyak yang memprediksi sambutan fans Liverpool akan beragam, sebagian mungkin masih menyimpan rasa kecewa. Alexander-Arnold awalnya pergi secara bebas transfer, sebelum Real Madrid membayar £8,4 juta agar ia bisa segera bermain di Piala Dunia Antarklub. Langkah itu menambah rasa tidak suka dari pendukung yang merasa ditinggalkan begitu saja.
Namun, suasana mulai mencair saat ia kembali ke Anfield di laga terakhir musim lalu melawan Crystal Palace. Publik tampak lebih tenang, mungkin karena teguran dari Jurgen Klopp yang meminta fans berhenti menyerangnya. Klopp menilai kritik yang diterima Trent terlalu keras bagi pemain yang sudah memberi banyak trofi.
Sebagai anak lokal yang membawa dua gelar Premier League, satu Liga Champions, serta berbagai trofi lainnya, kepergiannya jelas menyentuh emosi. Mantan pemain Liverpool, Stephen Warnock, bahkan berharap fans bisa memberi sambutan positif. Menurutnya, keputusan Trent pindah bukan soal loyalitas, tapi tantangan baru dalam karier.
Liverpool memang terasa berbeda sejak kepergian Alexander-Arnold. Meski menang 2-0 atas Aston Villa pekan lalu, performa mereka tak stabil di bawah pelatih Arne Slot. Lini kanan yang dulu jadi senjata utama kini kehilangan keseimbangan dan kreativitas. Hubungan istimewa antara Trent dan Mohamed Salah pun ikut memudar.
Keduanya dulu dikenal sebagai duet mematikan. Alexander-Arnold mencetak 147 umpan terobosan untuk Salah musim lalu, terbanyak di Premier League. Kini, tanpa dia, Salah kesulitan mendapat suplai bola dan ruang bebas seperti sebelumnya. Hubungan mereka adalah fondasi yang sulit digantikan pemain lain.
Conor Bradley dan Jeremie Frimpong memang potensial, tapi belum bisa menyamai pengaruh Trent. Warnock menilai hilangnya Alexander-Arnold bukan hanya kehilangan bek kanan, tapi juga âotakâ permainan di sisi kanan. Ia juga bagian penting dari sistem gelandang kotak Liverpool yang dulu begitu efektif.
Selain kemampuan bertahan, kehadiran Alexander-Arnold membuat permainan Liverpool lebih hidup. Ia sering naik ke tengah membantu penguasaan bola dan membangun serangan. Pemain seperti Ibrahima Konaté bahkan merasa kehilangan rekan yang bisa dipercaya saat ditekan lawan. Semua perubahan itu kini membuat permainan Liverpool lebih kaku.
Bagi Warnock, peran Alexander-Arnold mirip dengan Kevin De Bruyne di Manchester City. Keduanya punya kemampuan menakutkan dalam mengirim bola mati dan umpan jarak jauh. Lawan selalu waspada terhadap satu umpan maut yang bisa membuka pertahanan mereka.
Slot mungkin berharap Florian Wirtz bisa menggantikan peran kreatif tersebut. Namun, hingga kini belum ada yang bisa memberikan efek wow seperti Alexander-Arnold. Warnock menegaskan, "Kalau ditanya apakah Liverpool merindukannya? Jawabannya, 100 persen iya."
Kembalinya Trent Alexander-Arnold ke Anfield bukan sekadar pertandingan, tapi momen emosional bagi semua pihak. Ia punya kesempatan membuktikan bahwa keputusannya bukan pengkhianatan, melainkan langkah untuk berkembang. Dan Liverpool bisa menyadari, mereka kehilangan lebih dari sekadar seorang bek kanan.
Anfield akan menjadi saksi apakah cinta lama benar-benar bisa tumbuh kembali. Satu hal pasti, sorotan kamera akan terus mengarah ke pemain yang pernah jadi simbol kebanggaan kota ini. Bagi fans, mungkin ini saatnya memaafkan dan mengingat semua kontribusinya. Ingin update berita bola paling seru dan cepat? Cek terus berita terbaru di ShotsGoal untuk semua kabar dunia sepak bola!