Competitions
Real Madrid harus menerima kekalahan 1-2 dari Manchester City pada lanjutan Liga Champions di Bernabeu. Los Blancos sebenarnya sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Rodrygo, tetapi City mampu membalikkan keadaan lewat gol Nico O'Reilly dan penalti Erling Haaland.
Dalam pertandingan tersebut, Manchester City menunjukkan dominasi dalam sejumlah aspek permainan. Mereka unggul penguasaan bola dengan 54 persen, dibanding 46 persen milik Real Madrid. Tidak hanya itu, City juga lebih agresif dengan melepas tujuh tembakan tepat sasaran, sementara Madrid hanya mampu membalas dua peluang on target sepanjang laga.
Kekalahan ini membuat publik Bernabeu kecewa, namun permainan City memang tampil solid dan menyulitkan tuan rumah. Keunggulan teknis dan ritme permainan yang stabil membuat Real Madrid kesulitan mempertahankan momentum setelah gol pembuka Rodrygo, sehingga jalannya pertandingan pun berbalik menguntungkan tim tamu.
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menegaskan bahwa kekalahan ini bukan kesalahan para pemainnya. Ia menyebut timnya memulai laga dengan baik, khususnya dalam 10 menit pertama, sebelum akhirnya kehilangan kendali permainan. Alonso menjelaskan bahwa situasi tim juga tidak ideal mengingat banyaknya pemain yang tengah mengalami cedera.
Meskipun demikian, Alonso tetap memberikan apresiasi terhadap kerja keras para pemainnya. Menurutnya, menghadapi tim sekuat Manchester City selalu menjadi tugas berat, sehingga sulit bagi Real Madrid untuk menciptakan peluang berbahaya secara konsisten. Pelatih asal Spanyol itu juga menegaskan bahwa seluruh pemain sudah memberikan performa terbaik mereka di lapangan.
Soal ejekan dari sebagian suporter yang kecewa, Alonso memilih untuk tidak mempermasalahkan hal tersebut. Baginya, dukungan positif dari suporter tetap lebih penting dan menjadi motivasi bagi tim untuk bangkit. Ia menekankan bahwa atmosfer dukungan dan kritik adalah bagian dari sepak bola, dan keduanya harus diterima dengan lapang dada.
Dengan hasil ini, Real Madrid sementara berada di peringkat ketujuh klasemen Liga Champions dengan 12 poin dari enam laga dan sudah menelan dua kekalahan. Posisi tersebut jelas bukan tempat ideal bagi tim sebesar Madrid yang selalu menargetkan dominasi di kompetisi Eropa.
Di sisi lain, kemenangan ini membawa Manchester City naik ke posisi keempat dengan 13 poin. Performa konsisten City di fase grup membuat mereka terus menjadi pesaing kuat untuk melangkah jauh di kompetisi ini. Catatan ini sekaligus menunjukkan bahwa kemenangan di Bernabeu bukanlah keberuntungan, melainkan hasil dari strategi dan eksekusi yang matang.
Real Madrid kini harus merespons hasil ini dengan fokus dan evaluasi mendalam. Alonso dipastikan akan bekerja keras untuk memperbaiki kelemahan tim, terutama dalam menjaga konsistensi permainan setelah unggul lebih dulu.
Dengan jadwal padat dan tekanan kompetisi, Los Blancos dituntut cepat bangkit jika ingin menjaga peluang melaju ke fase berikutnya. Saksikan terus kabar terbaru seputar sepak bola, dari analisis mendalam, hingga berita eksklusif lainnya hanya di ShotsGoal, kunjungi sekarang juga!