Competitions
Yeray Alvarez, bek Athletic Club, baru-baru ini terkena apes. Menggunakan obat rambut, dirinya terkena hukuman larangan bermain selama 10 bulan. Bagaimana ceritanya?
Kasus ini berawal ketika Alvarez menjalani tes doping usai laga leg pertama Babak Semi-Final Liga Europa 2024-2025 melawan Manchester United di San Mames. Hasil tes menunjukkan adanya zat terlarang dalam tubuhnya. UEFA kemudian melakukan penyelidikan mendalam.
Tanpa disangka, zat tersebut berasal dari obat pencegah kebotakan yang rutin dikonsumsinya. Alvarez ternyata memiliki alasan medis yang kuat di balik penggunaan obat itu. Pemain ini pernah didiagnosis kanker testis pada 2016 dan obat tersebut adalah bagian dari proses pemulihannya. Sayangnya, obat rambut tersebut mengandung Canrenone, zat yang tidak diizinkan. Zat ini tergolong dalam daftar terlarang WADA. Proses hukum pun berjalan, dimulai dari penangguhan sementara pada Juni hingga keputusan akhir di bulan Agustus lalu.
Akibat hukuman ini, Alvarez tidak boleh bermain hingga 2 April 2026. Namun, aturan UEFA memungkinkannya kembali berlatih dengan tim dua bulan sebelum masa skorsing berakhir, yaitu mulai Februari 2026.
Alvarez menjelaskan bahwa penggunaan obat itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan peningkatan performa di lapangan. Obat tersebut murni untuk menjaga kesehatannya setelah berjuang melawan kanker bertahun-tahun yang lalu. Alvarez mengaku tidak menyadari bahwa kandungan dalam obatnya termasuk zat yang dilarang bagi atlet. Ini yang menjadi dasar pengurangan hukuman, karena normalnya, penggunaan zat terlarang seperti ini adalah satu tahun. Namun karena ketidaktahuan Alvarez serta kerja sama yang baik, UEFA memutuskan memberikan pengurangan dua bulan.
Athletic Club sepenuhnya mendukung Alvarez dalam menghadapi kasus ini. Klub memahami bahwa pelanggaran yang dilakukan pemainnya tidak disengaja dan dilatarbelakangi oleh kebutuhan medis. Melalui unggahan di media sosial, Alvarez meminta maaf dan menjelaskan situasinya kepada para penggemar. Ia menyatakan berkomitmen untuk tetap menjaga kebugaran dan siap kembali bermain setelah masa skorsing selesai.
Kita harapkan Yeray Alvarez bisa tetap menjaga fisik dan mentalnya, karena hukuman 10 bulan adalah pukulan berat bagi kariernya. Jangan lewatkan berita dan update terbaru seputar sepak bola lainnya di ShotsGoal!